Danau Paisu Pok, Air Hitam Sebening Kaca di Banggai Kepulauan

oleh -1.211 views
BENING: Danau Paisu Pok dari udara terlihat jernih hingga ke dasar danau. [SANGALU/ Anto Scout]

SANGALU, Salakan – “Aku udah liat Talaga Paisupok lewat foto dan bagus. But surprisingly, aslinya jauh lebih indah. Jernih banget! Saking jernihnya kita bisa lihat dalem danaunya dan keren banget. Plus, gak ada sampah satu pun! I’m super happy, karena orang-orang yang kesini pada jaga kebersihan dan warga sekitar pun sangat menjaga lokasi ini. Mereka super friendly!” tulis Grace Girsang (@gracegirsang), Influencer asal Jakarta dalam caption foto Instagram-nya di Danau Paisu Pok, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, pekan lalu.

Sekilas, caption di atas terdengar promo banget. Tapi siapapun yang datang langsung ke tempat ini pasti bersepakat, bahwa Danau Paisu Pok sangat indah. Ini adalah salah satu tempat paling pas bagi mereka yang ingin melepas kepenatan dari hiruk pikuk kehidupan kota.

Paisu Pok dalam bahasa setempat artinya air hitam. Tapi jangan berfikir Anda akan menemukan air hitam di danau ini. Sebab, yang akan terlihat adalah danau indah dan air jernih sebening kaca. Warga sekitar menyebut air hitam karena warnanya yang biru kehitaman jika terlihat dari atas.

Lokasi ini dapat ditempuh dengan perjalanan darat selama dua jam dari pusat kota Salakan, ibu kota Kabupaten Banggai Kepulauan. Untuk pengunjung dari luar daerah yang menggunakan transportasi udara, bisa menggunakan kapal penumpang menuju Kota Salakan.

INSTAGRAMABLE: Shannon Dorotea, salah satu influencer yang hadir terpesona dengan keindahan Danau Paisu Pok. [SANGALU/ Steven Pontoh]

Dari Bandara Syukuran Aminuddin Amir Bubung, Kabupaten Banggai, hanya menempuh perjalan dua jam dengan kapal cepat, atau sekira 6 jam jika menggunakan kapal penumpang lainnya.

Danau Paisupok oleh beberapa pelancong disebut sebagai surga tersembunyi di Sulawesi Tengah. Tempat ini memang belum menjadi tujuan utama destinasi wisata sebagaimana Pulau Togean. Tapi siapapun yang mengunjungi tempat ini akan jatuh cinta dan puas dengan keindahan alam yang masih asri. Untuk masuk ke tempat ini, pengunjung hanya dimintai Rp5.000 per orang.

Terletak bersebelahan dengan laut, Danau Paisu Pok tetap menawarkan air tawar yang sejuk. Dikelilingi hutan asri, pengunjung dapat menikmati keliling danau menggunakan perahu tradisional berkapasitas 3-5 orang. Tarifnya, pengelola hanya mematok harga Rp10.000/orang sekali trip.

Dilengkapi sejumlah gazebo sebagai tempat beristirahat, pengunjung dapat menikmati jernihnya air danau sambil duduk santai atau sekadar berswafoto. Tempat ini memang instagramable. Batang pohon yang dibiarkan berserakan di dasar danau sedalam 4-5 meter juga memberi kesan alami. Konon, batang pohon tersebut sudah ada sejak lama dan telah membatu.

Luasnya hanya seluas dua kali lapangan bola, namun kesejukan yang ditawarkan dapat merilekskan badan dan menyegarkan otak. Tak sedikit dari mereka yang berkunjung tergoda dengan segarnya air danau Paisu Pok. Berenang bebas dan menyelam tanpa perih.

ABADIKAN MOMEN: Sejumlah pengunjung mengabadikan momen saat berada di Danau Paisu Pok. [SANGALU/ Iksan]

Dikelola Pemuda Lewat BUMDes

Keindahan dan kebersihan Danau Paisu Pok ternyata tak lepas dari peran penting pemerintah desa dan warga setempat. Tempat ini juga dikelola oleh para pemuda yang merupakan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Usia mereka masih berkisar 18 – 23 tahun.

Meroza, salah satu pengurus BUMDes mengungkapkan setiap harinya pengunjung silih berganti datang. Meski belum sepadat spot wisata lainnya, namun mereka sudah bisa mendapatkan pemasukkan rata-rata Rp200 ribu per hari.

“Kalau hari sabtu dan minggu itu lebih banyak yang datang. Dalam sebulan kami bisa dapat tiga sampai empat juta rupiah,” ungkapnya.

Penataan lokasi wisata masih terus dikembangkan pemerintah Desa Luk Panenteng, Kecamatan Bulagi Utara. Itu terlihat dari papan proyek yang masih terpajang di gerbang masuk. Tak hanya itu, penataan lokasi wisata terlihat diseriusi pemerintah daerah setempat, pasalnya di lokasi juga disediakan warung baca yang difasilitasi oleh Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan. Kita bisa menikmati indahnya danau sambil membaca buku.

Fasilitas yang ada pun bisa dibilang komplit. Selain gazebo, ada pula warung sederhana, ruang ganti dan kamar kecil. So, jangan ragu untuk berkunjung.*

 

(van)

Video Danau Paisu Pok: