Pemdes Boyomoute Gelar Musdesus Penetapan Hasil Pendataan SDGs

oleh -163 views
Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) penetapan hasil pendataan SDGs Desa Boyomoute, Kecamatan Liang, Rabu (9/6/2021). [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Bangkep –Untuk pemutakhiran data Sustainable Depelopment Goals (SDGs) Desa, Pemerintah Desa (Pemdes) Boyomoute Kecamatan Liang Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), melakukan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) penetapan hasil pendataan SDGs Desa Tahun 2021,  di Balai Desa Boyomoute pada Rabu (09/06/2021).

Hadir dalam Musdesus, Kepala Desa, Pendamping Desa Kecamatan, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tokoh masyarakat, serta Tim Pokja Pendataan SDGs Desa.

Kepala Desa (Kades), Ety LP. Diamo mengatakan, penyelesaian pemutakhiran data berbasis SDGs Desa tidak lepas dari peran semua pihak yang selalu memberikan dukungan penuh sampai selesai.

Baca juga:  Ombak Besar, Ratusan Perahu Nelayan di Maahas Naik ke Jalan

“Alhamdulillah, kami dapat menyelesaikan pemutakhiran data. Ini semua berkat dukungan dan kerja keras semua pihak terutama dari dukungan pihak kecamatan dan pendamping desa. Begitu juga dengan kerja keras para relawan dan para ketua RW dan RT serta jumlah pihak lainnya,” ungkap Ety

Pemutakhiran data berbasis SDGs desa ini merupakan pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) yang lebih detail, lebih mikro, sehingga dapat memberikan informasi lebih banyak dan sebagai proses perbaikan.

“Karena pendataan berbasis SDGs Desa terdapat pendalaman data-data pada level RT, keluarga, dan warga,” katanya.

Baca juga:  Pemdes Tomboniki Manjakan Nelayan dengan 20 Perahu Fiber

Terpisah, Pendamping Desa Kecamatan, Moh. Darminto, menambahkan, program pendataan SDGs Desa itu, merupakan program skala prioritas desa yang tertuang dalam Permendesa No 13/2020 tentang skala proritas pembangunan desa tahun 2021.

“Tujuan pendataam SDGs tersebut, sebagai data acuan desa untuk melaksanakan pembangunan secara berkelanjutan. Kedepannya setiap desa wajib merencanakan pembangunan desa berdasarkan data SDGs,” ungkapnya.

Selain itu,  SDGs Desa berfungsi sebagai data kependudukan desa yang valid.

“Sehingga kedepannya data tersebut akan dikembangkan dalam program sistem informasi desa yang terintegrasi dengan sistem pelayanan dalam melayani kebutuhan masyarakat,” ujarnya.*

Baca juga:  Aliansi Mahasiswa Unismuh Luwuk, Pertanyakan Pengelolaan Anggaran Kampus

 (Lan)

No More Posts Available.

No more pages to load.