Kadinkes Bicara Penghargaan, Ini Tanggapan Bupati Amirudin

oleh -1.909 views
MONEV: Monitoring dan evaluasi yang dilakukan Bupati dan Wabup Banggai di Dinas Kesehatan, Senin (14/06/2021). [SANGALU/Ist]

SANGALU, Luwuk—Bupati Banggai, Ir. Amirudin Tamoreka, meminta agar penghargaan yang diperoleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai sejalan dengan realitas di tengah masyarakat.

Ia menyoroti penghargaan Dinas Kesehatan, saat mendengarkan pemaparan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Dr. Anang S Otoluwa mengenai program prevelensi (penurunan) stunting.

Menurut Anang, program stunting bakal mendapatkan penghargaan dari pemerintah Provinsi Sulteng.

“Satu pekan ke depan, akan diundang untuk penilaian di provinsi. Ada lima kabupaten akan mendapatkan penghargaan provinsi,” kata Anang.

Baca juga:  Bupati Imbau Malam Tahun Baru Isi dengan Zikir dan Doa Bersama

Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, menyampaikan bahwa sertifikat penghargaan tersebut harus sesuai dengan realitas di tengah masyarakat.

Jangan sampai, kata dia, dibilang penurunan stunting, tetapi realitasnya di tengah masyarakat masih ada ibu–ibu hamil meninggal dan banyak anak kekurangan gizi.

“Kita tidak alergi dengan penghargaan. Tetapi jangan kita dapat penghargaan provinsi atau dari pemerintah pusat, tetapi kondisinya amburadul. Seharusnya kalau daerah mendapatkan penghargaan, masyarakat dapat merasakan manfaatnya,” tegasnya, saat memotong pemaparan Kadinkes pada monitoring dan evaluasi Bupati dan Wabup ke Dinas Kesehatan, Senin (14/6/2021).

Anang menjelaskan, salah satu inovasi Dinas Kesehatan adalah mendekatkan akses ibu hamil dengan petugas kesehatan, sehingga semua ibu ibu hamil mendapatkan pelayanan maksimal.

Baca juga:  Rumah Warga di Blok H BTN Nusagriya Terbakar

Anang juga menerangkan, pihaknya tidak mengejar prestasi. Namun, program tersebut beririsan dengan program nasional, sehingga pihaknya selalu diminta untuk melakukan inovasi dan kemudian inovasi itu dinilai.

Sejauh ini, kata Anang, dari tujuh inovasi di Kabupaten Banggai, lima di antaranya dari Dinas Kesehatan.

Mendengar penjelasan Anang saat memaparkan inovasi dan prestasi itu, Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka, “menginterupsi” dan kembali mengultimatum.

“Kita bukan tabu dengan penghargaan. Bukan berhenti mengejar prestasi. Prestasi (itu) perlu, tetapi harus seiring dengan realitas di tengah masyarakat,” tegasnya.*

Baca juga:  Gobi, Ikan Asli Kabupaten Banggai

(Ldc)