Rekonsiliasi di Momen Sertijab Bupati Banggai

oleh -267 views
Serah terima jabatan Bupati Banggai dari Herwin Yatim ke Amiruddin Tamoreka, Kamis (10/6) di Gedung DPRD Banggai. [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk – Acara serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Banggai dari H Herwin Yatim – Mustar Labolo kepada H Amirudin Tamoreka – Furqanudin Masulili, yang telah dilaksanakan dalam rapat paripurna DPRD Banggai, Kamis (10/6) pagi, memperlihatkan dibukanya rekonsiliasi selebar-lebarnya oleh Bupati Banggai H Amirudin Tamoreka terhadap semua pihak, pasca instrik dan drama politik saat Pilkada lalu.

Jiwa besar Haji Amir itu, didasarkan atas kesadaran bahwa cita-cita pemerintah menghadirkan kesejahteraan yang adil merata bagi masyarakat, tidak dapat dilakukan jika hanya satu pihak saja. Melainkan oleh seluruh elemen untuk terlibat dan mendukung visi misi, serta program nantinya.

Terciptanya rekonsiliasi pasca perhelatan politik lalu, juga ditunjukkan mantan Bupati dan Wakil Bupati Banggai periode 2016-2021, H Herwin Yatim – H Mustar Labolo.

Dimana keduanya hadir secara langsung dan menandatangani berita acara sertijab yang disaksikan Gubernur Sulteng diwakili asisten administrasi pemerintahan, hukum dan politik H Muh Faizal Mang, unsur Forkopimda Banggai, anggota DPRD Banggai, ketua penggerak PKK, hingga para pimpinan parpol.

Baca juga:  Polisi Bubarkan Massa Aksi Penolakan UU Omnibus Law dengan Gas Air Mata

Selain memberi ucapan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Banggai yang baru, H Herwin Yatim dan H Mustar Labolo juga menyatakan dukungan mereka. Serta mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal pemerintahan ini mewujudkan daerah yang lebih baik ke depan.

Bupati Banggai H. Amirudin Tamoreka dalam penyampaian pidato Bupati Banggai hasil Pilkada 2020 di rapat paripurna itu, mengatakan jika momentum hari ini merupakan bukti proses pendewasaan masyarakat serta elit politik di daerah dalam berdemokrasi.

“Dengan bukti angka partisipasi pemilih yang tinggi serta kedewasaan dalam menerima dan menghargai hasil proses pemilihan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi para calon bupati dan wakil bupati Banggai yang maju, partai politik, KPU, Bawaslu, seluruh masyarakat Kabupaten Banggai, serta semua pihak yang telah terlibat aktif dalam proses tersebut,” kata Haji Amir.

Kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang menjadi prioritas utama pemerintahannya, disebutkan Haji Amir, selainnya tentu saja menjaga etika dan norma pemerintahan serta menjalankan sistem pemerintahan yang baik dan bersih, merupakan tugas yang akan mereka emban selama periode kepemimpinan ini.

Baca juga:  Pemuda Muhammadiyah Toili Sorot Penertiban Jeriken di SPBU Singkoyo

“Berbagai penghargaan baik penghargaan dari Provinsi, dari Pusat, bahkan penghargaan dari dunia internasional yang telah ditorehkan merupakan hasil kerjasama yang baik antara pemerintah, swasta dan masyarakat, sebagai tiga pilar penyelenggara pembangunan. Semoga dengan semangat yang sama, kita kembali bisa meraih penghargaan-penghargaan serupa yang lebih Gemilang di masa yang akan datang,” ucap Bupati.

“Kami mengajak semua elemen untuk bahu-membahu menyatukan mindset dan cara pandang, selalu fokus serta menyamakan visi misi, sehingga kesejahteraan masyarakat yang adil dan makmur bisa kita wujudkan,” lanjutnya.

Dibukanya rekonsiliasi demi cita-cita bersama itu diisyaratkan jelas Haji Amir ketika menyampaikan bahwa dirinya telah mengistruksikan seluruh kantor pemerintah daerah, di cat putih polos. Sebagai simbol tak ada pengkotak-kotakan atau dominasi kepentingan satu organisasi politik manapun.

Baca juga:  Mengenal Sosok Hepy, Calon Pendamping Obama di Pilkada Banggai 2020

“Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh APD dan seluruh Camat, agar semua kantor-kantor itu dicat warnanya putih. Kenapa seperti itu ,karena Bupati itu sebagai pembina utama dari semua organisasi politik. Supaya ASN itu semua normal. Maka warna-warna yang sudah ada selama ini, kami instruksikan semuanya warna putih. Agar pembinaan partai politik tidak ada keberpihakan siapapun,” tegas Bupati Banggai.

Ketegasan itu dilayangkan Haji Amir meski menyadari dirinya merupakan kader sekaligus pengurus partai NasDem. Namun demi persatuan semua pihak serta tanggung jawabnya sebagai Bupati seluruh masyarakat Kabupaten Banggai, dengan tidak egois, tak menonjolkan simbolisasi partainya.

“Ini sekedar hanya supaya semuanya menjadi ideal buat partai politik. Yang nantinya akan menjadi pemenang pada 2024, itu adalah usaha masing-masing dari partai politik. Kami pemerintah berharap, semoga semua itu bisa bersikap normal sehingga perkembangan partai politik Kabupaten Banggai bisa seiring berjalan dengan sesuai kemampuannya masing-masing,” tandasnya.*

(jy)

No More Posts Available.

No more pages to load.