Pelantikan Pejabat, Herwin: Senang dan tak Senang itu Resiko Pimpinan

oleh -560 views

SANGALU, Luwuk – Bupati Banggai Herwin Yatim melakukan penyegaran di dalam struktur pejabat birokrasi dalam lingkup Pemerintahan Kabupaten Banggai, Selasa (7/1/2020). Dalam rotasi pejabat itu, Herwin mengatakan pastinya akan timbul berbagai reaksi.

“Rotasi pimpinan pratama yang dilaksanakan ini semata-mata adalah penyegaran birokrasi. Tentu ada yang senang dan ada yang tidak senang. Tapi itulah resiko sebagai pimpinan yang menandatangani SK,” pungkasnya.

Menurutnya, kegiatan rotasi dan pelantikan pejabat dalam struktur birokrasi harusnya dianggal sebagai sesuatu yang normal. Sebab, semua penempatan pejabat telah melalui kajian dan aturan yang menaunginya.

Baca juga:  Itjen Kemendagri : Rumuskan Perencanaan Pengawasan Penyelenggaraan Pemda Tahun 2021

“Bagi eselon 2b dan 3a itu memang menjadi perhatian saya. Sedangkan eselon di bawahnya yaitu eselon 3b, 4a dan 4b ada pada tataran tekhnis. Tentu saja, usulan-usulan dari perangkat daerah yang kita akomodir,” terangnya.

Selanjutnya, bupati menyampaikan harapannya agar pejabat yang baru dilantik untuk selalu berbuat yang terbaik, dan berinovasi demi kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Banggai. Dengan begitu, kata Herwin, Kabupaten Banggai ama semakin diperhitungkan di tingkat nasional bahkan internasional.

Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo saat diberi kesempatan menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru saja dilantik dan dikukuhkan. Ia berharap para pejabat dapat menjalankan amanah dengan baik.

Baca juga:  Tingkatkan Kompetensi Naker Lokal, DSLNG Buat Pemagangan Operator Program Apprenticeship

“Saya mengutip satu ayat Al’quran yang artinya, apabila kalian selalu bersyukur akan nikmatku maka niscaya akan kutambahkan nikmat yang ada padamu. Apabila kalian kufur tidak menyukuri nikmatku maka azabku amatlah pedih,” kata Mustar.

Ketua DPD Partai Gerindra Banggai ini juga mengingatkan kembali kepada sejumlah ASN yang telah dilantik terkait prinsip kerja. Menurutnya, ASN mempunyai prinsip mono loyalitas, yaitu berkiprah dan melakukan tugas dari pimpinan.

“Siapa pimpinannya? Pejabat tinggi pratama dalam hal ini kepala dinas dan pejabat pembina kepegawaian dalam hal Ini pejabat politik bupati dan wakil bupati. Lantas apa yang harus kita lakukan? Bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya,” paparnya.

Baca juga:  Warga Temukan Mayat Diduga Penumpang KM Fungka VIII yang Jatuh dalam Pelayaran

Bekerja sesuai tugas dan fungsi menurut Mustar ialah bagaimana seorang ASN mampu menampilkan kreatifitaa dan inovasi sesuai apa yang dicita-citaman bersama dalam visi misi pemerintah.

Prestasi prestasi yang kita dapatkan belakangan ini, itulah kerja-kerja dari seluruh ASN di Kabupaten Banggai. “Saya pribadi mengapresiasi kerja-kerja dari bapak ibu sekalian sebagai ASN,” tutupnya.*

 

(van)

No More Posts Available.

No more pages to load.