Pandemi Bergejolak, Legislator Banggai Stuban ke Bali

oleh -178 views
Kantor DPRD Banggai di kawasan Teluk Lalong, Kabupaten Banggai, Selasa (22/6). Anggota Komisi II DPRD Banggai bersama sejumlah staf Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai melakukan studi banding di Bali. [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk – Meski pandemi tengah bergejolak, tak mengurungkan niat para wakil rakyat dan staf  Dinas Pariwisata Banggai, terbang ke Denpasar, Bali pada Selasa (22/6).

Pelaksana tugas Sekretaris DPRD Banggai Doriati Benda mengonfirmasi keberangkatan para anggota Komisi II DPRD.

“Komisi berapa yang berangkat?” tanya dia kepada staf. “Komisi II Ibu,” jawab para staf.

Sehari sebelumnya atau Senin (21/6), Komisi II DPRD Banggai melaksanakan pertemuan bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai untuk membahas studi banding (Stuban) ke Bali itu.

Baca juga:  Hak Belum Diterima, Diacuhkan Pengurus, Buruh Seksi V malah Terintimidasi

Rapat itu dipimpin Ketua Komisi II DPRD Banggai Syukri Djalumang dan dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Paiman Karto.

Hanya saja, saat dikonfirmasi Selasa (22/6) sore, Paiman belum memberikan konfirmasi soal agenda itu. Begitu pun Anggota Komisi II DPRD Banggai Syafrudin Husain.

Di sisi lain, Kasus Covid-19 di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng), belum reda. Per 22 Juni 2021, total kasus kumulatif telah mencapai 1.369.

Penambahan kasus ini secara signifikan setelah muncul 7 kasus baru per 22 Juni 2021. “Satu dirawat di rumah sakit, 6 isolasi mandiri,” jelas Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Banggai Nurmasita Datu Adam.

Baca juga:  Pulang ke Bontang via Palu, Tiga Karyawan Swasta asal Luwuk Terkonfirmasi COVID-19

Sebanyak 7 kasus baru itu diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan RDT antigen dan TCM rumah sakit. Rinciannya, 2 penderita dari Kecamatan Toili Barat, 4 dari Kecamatan Luwuk, dan 1 dari Kecamatan Luwuk Selatan.

Khusus Kecamatan Toili Barat, Satgas Covid-19 Kabupaten Banggai belum menetapkannya menjadi zona merah, meski sehari sebelumnya atau Senin (21/6) 1 kasus muncul di wilayah itu.

Pada 19 Juni 2021, 1 pasien Covid-19 juga terkonfirmasi ada di Toili Barat.

“Belum, zona merah kasus di atas 10,” jelas dia.*

Baca juga:  Disnakertrans dan BPJS Kesehatan Teken Kerja Sama

(san)