Masa Jabatan Singkat, Gubernur Longki Minta AT FM Tetapkan Skala Prioritas Janji Kampanye

oleh -1.180 views
Bupati Banggai, Amiruddin Tamoreka dan Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili saat menandatangani naskah pelantikan disaksikan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, Selasa (8/6/2021). [SANGALU/ Humas Pemda]

SANGALU, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola mengingatkan Bupati Banggai, Amiruddin Tamoreka dan Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, agar menetapkan skala prioritas pemenuhan janji kampanye.

Itu disampaikan Gubernur Longki usai melantik keduanya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Banggai periode 2021-2024, di gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (8/6/2021) pagi.

Gubernur Longki juga mengingatkan agar keduanya dapat mengambil pembelajaran politik dari fenomena Pilkada Kabupaten Banggai yang unik di Sulawesi Tengah.

Dimana, sejak awal Pilkada diserahkan langsung ke tangan rakyat, belum ada satupun bupati yang menjabat dua periode.

Baca juga:  Bertemu Ketum PBNU, Ini Pembahasan Bersama Amirudin Tamoreka

Untuk itu, Gubernur Longk berpesan agar keduanya dapat termotivasi untuk konsisten menepati serta merealisasikan janji-janji politik selama masa kampanye tahun 2020 kemarin.

“Apalagi dengan masa jabatan yang relatif singkat, maka harus ada akselerasi dan skala prioritas dalam mewujudkannya, supaya tidak ada masyarakat yang dikecewakan dan berpaling. Kemudian mendukung calon lain pada pilkada selanjutnya,” ungkap Gubernur Longki.

Bupati Banggai, Amiruddin Tamoreka dan Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili didampingi pasangan saat mengabadikan momen bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola, Selasa (8/6/2021). [SANGALU/ Humas Pemda]
Ia juga meminta keduanya agar amanah dalam menjalankan tugas membangun Kabupaten Banggai. Menjaga integritas untuk menahan diri dari godaan yang dapat membuat seseorang menyimpang dari aturan.

“Kemudian, melayani masyarakat sepenuh hati dan senantiasa mendekati masyarakat karena berbagai masalah akan nampak dan terasa kalau pemimpin lebih sering bersama rakyatnya,” pesan Longki.

Baca juga:  SK PAN Berubah? Oscar Paudi : Saya Juga Bingung!

Gubernur Longki juga mengatakan kekompakan antara bupati dan wakil bupati kiranya tetap terjaga hingga akhir masa jabatan.

Bupati dan wakil harus sering berdiskusi, merundingkan dan menetapkan pembagian peran pembangunan yang akan dijalankan.

“Pemerintah kabupaten juga harus senantiasa menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi. Karena bagaimanapun juga pemerintah provinsi adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah,” tuturnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gubernur Longki Djanggola, juga berpamitan dan meminta maaf apabila dalam menjalankan amanah kepemimpinannya selama 10 tahun masih terdapat kekurangan.

Baca juga:  Dua Jam TNI-Polri Berjibaku Padamkan Api di Balut

Sebab, pada tanggal 16 juni 2021, merupakan akhir masa jabatannya sebagai Gubernur Sulawesi Tengah.

Gubernur juga mengharapkan agar bupati-wakil bupati beserta jajaran dan komponen masyarakat banggai agar mendukung kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah terpilih.*

 

(rls)

No More Posts Available.

No more pages to load.