Peringati Mayday, Disnakertrans Gelar Talkshow Aplikasi UU Cipta Kerja

oleh -97 views
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Helena Padeatu, membuka talkshow aplikasi UU Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Turunannya pada Dunia Usaha dan Industri, Senin (3/5).

SANGALU, Luwuk—Dinas Tenaga Keja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai menggelar talkshow. Talkshow dihadiri sejumlah serikat pekerja, perusahaan, akademisi, dan instansi terkait lainnya. Kegiatan yang digelar di hotel Swissbelinn Luwuk, Senin (3/5) itu, dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Helena Padeatu.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau  Mayday itu menghadirkan Joko Pranowo. Ia hadir dalam kapasitasnya selaku Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah.

Sejumlah persoalan mengenai hak-hak pekerja dan menjadi kewajiban perusahaan, dibahas dalam talkshow bertema “Memperingati Hari Buruh Internasional dan Sosialisasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020”.

Peserta talkshow yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai di Swissbelinn Luwuk, Senin (3/5). Kegiatan ini menghadirkan Joko Pranowo sebagai pemateri; dalam kapasitasnya selaku Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah. [SANGALU/Ist]
Joko Pranowo memaparkan peran-peran instansi pemerintah dalam melindungi para pekerja, dalam hal ini Disnakertrans. Dari paparan itu, instansi dimaksud diharapkan dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Baca juga:  Pedagang Pasar Simpong Protes Pemberian Ijin Jualan di Tepi Jalan

Joko Pranowo dalam pemaparannya, menyampaikan urgensi mengenai UU Cipta Kerja. Menurutnya, jika Undang-Undang Cipta Kerja tidak dilakukan, maka akan terjadi hal-hal yang berdampak tidak baik. Di antaranya lapangan kerja akan pindah ke negara lain yang lebih kompetitif, daya saing pencari kerja relatif rendah dibanding negara lain, jumlah penduduk yang tidak atau belum bekerja akan semakin tinggi, dan Indonesia akan terjebak dalam middle  income trap (negara berpenghasilan menengah).

Dalam pemaparan sekira 30 menit itu, Joko juga mengupas mengenai peraturan pemerintah di bidang ketenagakerjaan, yang telah disahkan dan diundangkan pada tanggal 2 februari lalu. Adapun paparan dimaksud, antara lain: Pertama: Peraturan pemerintah nomor 34 tahun 2021 tentang penggunaan tenaga kerja Asing. Kedua; Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun2021 tentang perjanjian kerja waktu tertentu alih daya, waktu kerja dan waktu istirahat serta pemutusan hubungan kerja. Ketiga; Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan. Dan terakhir Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

Baca juga:  Klinis Membaik, 7 PDP asal Masama Dipulangkan ke Rumah

Penyerahan sertifikat kepada para peserta talkshow yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai di Swissbelinn Luwuk, Senin (3/5). [SANGALU/Ist]
Joko mengatakan, empat turunan Undang-Undang Cipta Kerja itu perlu tersosialisasi dengan baik kepada pengusaha maupun serikat pekerja.

“Dalam undang-undang Cipta Kerja ini ada hal-hal baru yang kami harapkan dapat dipahami baik oleh pengusaha maupun pekerja, bahwa ada dasar-dasar hukum ketika terjadi hal–hal di lapangan. Dinas pun bisa memahami sehingga bisa memosisikan diri menyusul adanya aturan –aturan baru ini,” paparnya.

Ia mencontohkan penyerapan TKWT, jangan sampai ada pekerja yang tidak bisa TKWT tetapi dipaksakan untuk didaftarkan karena nantinya tetap batal demi hukum.

Baca juga:  Sangalu.com dapat Dana Hibah Program JERF dari Google

TKWT atau dulunya tenaga kontrak, tidak dapat pesangon. Misalnya setahun kontrak dan berhenti, berhenti begitu saja.

“Nantinya TKWT itu dapat pesangon. Semisal sebulan gaji. Melalui talkshow ini, saya harapkan semua stakeholder bisa memahami. Kami pun membuka peluang komunikasi untuk konsultasi,” tuturnya.

Ia mengatakan, empat klaster peraturan turunan Undang-Undang Cipta Kerja itu harus menjadi pedoman sejak diundangkan pada tanggal 2 februari 2021.


Foto bersama usai kegiatan talkshow memperingati Hari Buruh Internasional dan Sosialisasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020. [SANGALU/Ist]
Talkshow dengan moderator Welly Ismail ini, diisi dengan diskusi dan tanya jawab mengenai ketenagakerjaan. Peserta cukup antusias, baik dari serikat pekerja maupun pihak perusahaan yang hadir secara langsung, maupun melalui zoom meeting.

Usai acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. *

(ldc)