Polisi Sita 10 Airsoftgun tanpa Ijin

oleh -167 views
Barang bukti airsoft gun yang diamankan Polres Banggai Kepulauan beberapa waktu lalu. [SANGALU/ Humas Polres]

SANGALU, Bangkep – Polres Baggai Kepulauan (Bangkep) amankan 10 unit air Softgun berbagai jenis milik Masyarakat yang tidak dilengkapi syarat-syarat dan dokumen Kepemilikan secara resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain itu, hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan Polri dan juga untuk pendataan, Registrasi dan Panggafiran Unit Air SoftGun yang saat ini telah di miliki oleh masyarakat.

KBO Satuan Intelkam Polres Bangkep, Ipda Muh. Ruhil Newton Sugiarto, dalam keteranganya menyebutkan bahwa pihaknya saat ini telah mengamankan 10 unit air softgun berbagai jenis milik masyarakat di wilayah hukum Polres Bangkep.

Baca juga:  Ricuh, Karyawan Sawindo vs Petani di Batui Nyaris Adu Jotos

Itu dikarenakan tidak dilengkapi dengan syarat-syarat dan dokumen kepemilikan secara resmi.

Sehingga pihak Polri mengambil langkah-langkah untuk mengamankan unit air softgun guna mencegah penyalahgunaan  air softgun. Selain itu, agar memudahkan pengawasan, pendataan, registrasi dan penggafiran unit air soft gun tersebut.

“Memang banyak dari penggemar unit airsoftgun belum mengerti mengenai hukum, prosedur dan juga penggunaan senjata replika/ mainan tersebut. Kepemilikan dari airsoftgun ini tidak bisa sembarangan, di dalam proses kepemilikan dan penggunaannya terdapat beberapa ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Baca juga:  Polres Bangkep Musnahkan 741 Liter Miras hasil Tangkapan

Ruhil, menambahkan untuk memiliki airsoftgun wajib mengacu pada Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pengawasan dan Pengendalin Reflika Senjata Jenis Air Softgun dan Pain Ball.

Peraturan ini dimaksudkan untuk mengawasi dan mengontrol penggunaan, penerbitan ijin, pengawasan, dan pengendalian unit air softgun dan pain ball sebagai peralatan olahraga.

Tujuan dari peraturan ini adalah untuk mewujudkan tertib administrasi, pengawasan, pengendalian kepemilikan, dan penggunaan airsoft gun dan pain ball untuk olahraga.

Baca juga:  Pesan Merawat Tradisi dari Film 'The Bajau'

Untuk itu, Ruhil mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai Laut yang memiliki unit air softgun, air gun, senjata agin, senjata rakitan, agar pada kesempatan pertama segera melaporkanya kepada kepolisian, agar dilakukan pendataan.

Apabila di kemudian hari ditemukan penggunaan unit maupun senjata tersebut, maka polisi akan memproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami akan terus berupaya menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bangkep agar tetap aman dan kondusif,” sebagaimana dilansir polresbangkepcom.*

 

(lan)