UMLB Gelar Webinar Pengembangan Kurikulum

oleh -21 views
WEBINAR PENGEMBANGAN KURIKULUM: Unismuh Luwuk menggelar webinar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Muhammadiyah "Aisyiyah (KPTMA) yang mengacu pada SNPT, KKNI dan MBKM, Senin (12/4/2021). [Foto SANGALU/Ist]
WEBINAR PENGEMBANGAN KURIKULUM: Unismuh Luwuk menggelar webinar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Muhammadiyah "Aisyiyah (KPTMA) yang mengacu pada SNPT, KKNI dan MBKM, Senin (12/4/2021). [Foto SANGALU/Ist]

SANGALU, Luwuk—Universitas Muhammadiyah Luwuk menyelenggarakan webinar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (KPTMA) yang mengacu pada SNPT, KKNI dan MBKM.

Pertemuan mengggunakan platform zoom itu, merupakan upaya menyelaraskan penyusunan dan pengembangan kurikulum, pada masing-masing program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Luwuk.

Kegiatan yang dibuka Rektor UMLB Sutrisno K. Djawa ini dipandu Wakil Rektor I Unismuh Luwuk, Mustafa Abdulrahman, dan dikuti oleh para Dekan, Wakil Dekan I,II, III, Ketua Program Studi, dan Ketua LPM di lingkungan UMLB.

Baca juga:  Bangun Sisiru, UMLB Menuju Paperless

Hadir sebagai pemateri dalam webinar  Prof. Dr. Sutrisno, MAg yang memaparkan materi tentang Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (KPTMA) mengacu pada SNPT, KKNI dan MBKM.

Sementara Munawar Khalil, MAg memaparkan tentang Kurikulum UM Luwuk, Penjaminan Mutu dan Akreditasi. Hadir pula Dr. Suyudi yang memaparkan tentang Perumusan CPL, Matrik Bahan Kajian, Pembentukan Mata Kuliah, Besaran SKS, dan Struktur Kurikulum.

Rektor Unismuh Luwuk Banggai, Sutrisno K. Djawa, mengatakan, webinar pengembangan kurikulum tersebut diikuti semua unsur fakultas di lingkungan Unismuh Luwuk. Menurutnya hal itu merupakan upaya untuk redesign atau mendesain kembali kurikulum UMLB, dari kurikulum lama KKNI ke kurikulum baru yang merupakan gabungan SNPT, KKNI dan MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka), dengan memperhatikan Outcame Base Education atau Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL).

Baca juga:  Teken MoU dengan UMLB, Ini Pesan Kajari Banggai

Ia memaparkan, redesign kurikulum ini menjawab tuntutan masyarakat terhadap kesiapan pendidikan vokasi maupun akademik untuk memasuki dunia kerja.

Unismuh yang menitikberatkan pada dakwah dan pemberdayaan, menurutnya berbeda dengan kampus negeri lainnya.  Unismuh memiliki catur dharma yakni tridharma perguruan tinggi, ditambah Al Islam Kemuhammadiyaan yang juga turut dimasukkan ke dalam kurikulum.

“Al Islam Kemuhammadiyaan itu perlu diaplikasikan dalam kurikulum,” pungkasnya.*

(ldc)