Ingin Main Game, 4 Anak Ditangkap Polisi

oleh -368 views
Kasat Reskrim Polres Banggai, Iptu Adi Herlambang saat mendampingi Kabag Ops, AKP Laata memberikan keterangan pers terkait kasus yang tengah ditangani anggotanya, Kamis (4/3). [SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Aparat kepolisian kembali merilis sejumlah kasus yang tengah ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Banggai dalam kurun waktu 2 bulan terakhir. Dalam rilis tersebut tercatat 4 orang anak menjadi tersangka pencurian.

Kasat Reskrim Polres Banggai, Iptu Adi Herlambang SIk mengatakan bahwa ke empat anak yang telah ditetapkan sebagai tersangka pencurian handphone tersebut dikatakan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Saat ini masih akan kita koordinasikan ke Bapas terkait pemberian sanksi kepada ke empat anak ini,” terangnya, Kamis (4/3) siang dalam konferensi pers di Mapolres Banggai.

Baca juga:  Hadiri Sidang di PN Luwuk, Herwin Yatim Bantah Tudingan Koruptor kelas Kakap

Ia menjelaskan dalam penanganan perkara pencurian dengan tersangka anak ini memang diperlakukan khusus. Mengingat mereka masih di bawah umur. Sehingganya, dibutuhkan koordinasi dengan pihak Bapas.

Dari hasil pemeriksaan, ke empat anak mengaku ingin bermain game namun tidak memiliki handphone android. Itu yang kemudian mendorong mereka melakukan pencurian.

“Bisa jadi keinginan mereka tinggi untuk main tapi orang tua tidak mampu membelikan sehingga mencuri,” paparnya.

Ke empat anak tersebut kini, terancam pasal 362 ancaman 5 tahun. Namun, dalam penerapannya, polisi masih akan menunggu hasil koordinasi dengan pihak Bapas.

Ia kemudian mengingatkan agar para orang tua dapat memantau perkembangan anak, utamanya dalam keseharian di lingkungan masing-masing. Dengan begitu, pergaulan anak dapat terawasi dengan baik dan tidak terjerumus ke kriminalitas.*

Baca juga:  Sidang Isbat : 1 Syawal Minggu 24 Mei 2020

 

(van)