Hadiri Pelantikan Paslon Bupati Balut Terpilih, Basoka Solit Berangkat ke Palu

oleh -341 views
Pelaksana harian Bupati Banggai Laut, Ramli Nadjil. [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Balut – Pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Kabupaten Banggai Laut (Balut), Sopyan Kaepa– Ablit H. Ilyas akan dilantik secar langsung  oleh Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola di Kota Palu, Jumat (26/2).

Paslon bupati dengan tagline Solit (Sofyan–Ablit) itu tak hanya berangkat dengan sejumlah pejabat terkait. Namun, beberapa pendukung militannya yang tergabung dalam Barisan Sopyan Kaepa (Basoka) pun ikut ke Palu.

Pelaksana harian Bupati Banggai Laut, Ramli Nadjil mengungkapkan pelantikan yang awalnya direncanakan secara virtual mengalami perubahan. Panitia pelantikan paslon bupati Balut pun langsung bergerak cepat. Pelantikan yang akan dilaksanakan di Jodjokodi Convention Centre (JCC) Palu itu akan dilaksanakan secara off line atau tatap muka.
“Setelah mendapatkan informasi terkait pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih dari biro Humas Provinsi Sulteng, saya langsung menggelar rapat persiapan pemberangkatan ke Palu,” terang Ramli, Rabu (24/2).

Baca juga:  Konsolidasi di Luwuk Selatan, Batia: AT-FM Figur Menyenangkan

Ia mengungkapkan bahwa panitia langsung berkoordinasi dengan bupati dan wakil bupati terpilih terkait perubahan kegiatan dan lokasi pelantikan. “Semua sudah siap dan langsung diarahkan berangkat hari ini,” ungkapnya.

Karo Humas Provinsi Sulawesi Tengah, Haris Kariming saat dikonfirmasi terkait perubahan prosesi pelantikan secara virtual menjadi tatap muka itu juga mengamini. Ia menjelaskan bahwa pelantikan secara off line dilakukan berdasarkan hasil koordinasi terakhir dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Awalnya memang disarankan untuk dilaksanakan secara virtual. Namun, koordinasi terakhir dengan Ditjen Otda Kemendagri disesuaikan sama seperti pelantikan pada provinsi lainnya. Contohnya di Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara. Meski begitu, tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat,” paparnya.

Pelantikan itu baru mengakomodir lima dari tujuh kabupaten/kota yang melaksananakan Pilkada serantak tahun 2020 di Sulawesi Tengah. Kelima kepala daerah yang akan dilantik itu antara lain; Kepala Daerah Kota Palu , Kabupaten Toli-toli, Balut, Sigi dan Kabupaten Poso.

Sebelumnya, pelantikan yang direncanakan akan dilaksanakan secara virtual itu memuat lima poin penting sebagaimana Surat Edaran Menteri Dalam Negeri melalui Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda), Akmal Malik.

Baca juga:  Reaktif Covid 19, Bupati Banggai Laut Batal ke Jakarta

Isi surat edaran dengan nomor 131/966/OTDA tertanggal 15 Februari 2021 itu antara lain, pejabat yang melantik hadir secara jarak jauh/virtual dan tetap berada di ibukota provinsi, kelengkapan acara pelantikan diantaranya pembawa acara, pembaca keputusan, pembaca doa dan atau petugas protokol lainnya berada bersama dengan pejabat yang melantik, calon bupati-wakil bupati dan calon wali kota-wakil wali kota  yang akan dilantik hadir secara jarak jauh (virtual) di ibu kota kabupaten/kota masing-masing dan telah menggunakan pakaian dan atribut yang lengkap (PDUB) dengan didampingi Rohaniwan sesuai agama dan/atau kepercayaan dari para calon yang akan dilantik.

Baca juga:  Terbentur Usia, Dandhy Kandas Sebelum Bertarung di Pilkada Balut

Sementara berita acara pengucapan sumpah/janji jabatan dan pakta integritas yang telah ditandatangani oleh kepala daerah terpilih setelah pelaksanaan pelantikan, agar dikirimkan ke pemerintah provinsi untuk ditandatangani oleh pejabat yang dilantik.

Terakhir, jumlah kehadiran para pihak secara fisik pada tempat/venue pelantikan di kabupaten/kota paling banyak sejumlah 25 orang,  di antaranya Kepala daerah/wakil kepala daerah yang dilantik; keluarga inti (suami/istri dan anak).

Kemudian panitian yang mengurus kelengkapan acara serta unsur Forkopimda kabupaten/kota dengan memerhatikan  protokol kesehatan yang ketat.

Namun, dengan adanya perubahan pada hasil koordinasi, maka pelantikan akan dilaksanakan secara luring atau tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan. *

(van)