Tuduhan Asbun, Tim WinStar Meradang

oleh -125 views

SANGALU, Luwuk – Pernyataan salah satu anggota tim paslon AT-FM, yang menuduh bahwa dalam penjemputan ketua Bawaslu RI di bandara Luwuk juga turut dilakukan tim paslon WinStar, dikecam keras.

Pengecaman itu dilayangkan Rito Yusuf, salah satu anggota Tim WinStar, yang merasa keberatan pihaknya dijelek-jelekkan tanpa kebenaran yang pasti.

“Ini ada apa dikatakan timses WinStar ikut menjemput ketua Bawaslu? Tidak ada urusan timses WinStar mau jemput-jemputan,” kata Rito meradang, Jumat (8/1).

Dipertanyakan kemudian olehnya, pihak yang menuduh adanya timses WinStar di bandara menjemput Ketua Bawaslu RI, apakah saat itu juga berada di bandara dan melihat langsung.

Baca juga:  Banggai Jadi Tuan Rumah Kampanye Nasional Partai Nasdem

“Karena kami dapat info, bahwa ternyata Suhartono Sahido yang katakan timses WinStar ikut menjemput di bandara, saat itu tidak ada di bandara. Namun seolah-olah ada di bandara. Luar biasa caranya coba mengiring opini publik menjelekkan WinStar,” kata Rito lagi.

Diluruskan pula oleh Rito, pada saat ketua Bawaslu RI tiba di bandara Luwuk Kamis (7/1) sore, saat itu seorang yang dikenal memang pendukung WinStar, yakni Triharsono Sibay, juga berada di bandara.

Baca juga:  Ketua Bawaslu RI Tiba di Luwuk, Ada Apa?

“Namun dirinya seorang diri tengah menjemput dan mengantar orang lain yaitu bos Arang. Bandara itu tempat umum. Melihat ada ketua Bawaslu RI (publik figur), dirinya langsung melihat secara dekat. Apa itu salah?” Sebut Rito.

Atas pernyataan pihak paslon AT-FM yang dinilai berlebihan dan mengada-ada itu, Ritho menegaskan jika timses WinStar sangat keberatan dan kemungkinan besar akan menindaklanjutinya.

“Kami juga masih koordinasikan dengan teman-teman lain. Seperti apa tindak lanjut hal itu. Yang jelas, kami keberatan dan akan menindaklanjut tuduhan yang tidak benar dan asal bunyi ini,” tandasnya.*

Baca juga:  4 Komisioner Bawaslu Banggai dan 1 Bawaslu Sulteng Dijatuhi Pemberhentian Tetap

(jy)