Reaktif Covid 19, Bupati Banggai Laut Batal ke Jakarta

oleh -710 views
Penyidik KPK membawa kardus diduga berisi uang barang bukti hasil OTT Bupati Banggai Laut saat memasuki pintu keberangkatan Bandara Syukuran Aminuddi Amir, Bubung, Jumat (4/12/2020). [SANGALU/ Tommy]

SANGALU, Luwuk – Bupati Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Wenny Bukamo disebut reaktif Covid-19 dan batal diterbangkan ke Jakarta oleh penyidik KPK. Padahal, sejumlah saksi lainnya telah diterbangkan ke Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut atas kasus OTT yang melibatkan lima orang pengusaha.

Dalam perjalanan udara dari Bandara Syukuran Aminuddin Amir Bubung, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, Wenny Bukamo memang tidak terlihat dalam rombongan yang digiring penyidik KPK RI. Meski begitu, beberapa pengusaha besar asal kota Luwuk terlihat dalam rombongan itu.

Seorang petugas bandara saat ditanyakan mengenai keberadaan Wenny Bukamo di dalam ruang tunggu menyebut bahwa yang bersangkutan tidak terlihat. Ia mengungkapkan bahwa informasi yang masuk menyatakan Wenny Bukamo belum diterbangkan ke Jakarta karena adanya pengembangan kasus.

Baca juga:  Elektabilitas Tuty – Ricard Tertinggi, MSI: Masyarakat Tidak Ingin Incumbent Terpilih (lagi)

“Informasinya beliau belum diberangkatkan karena masih ada pengembangan. Tadi katanya besok baru mereka terbang ke Jakarta. Kalau sore ini tidak ada penerbangan ke Jakarta, hanya ke Manado,” terang sumber, Jumat (4/12) di temui di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Bubung.

Sumber menyebutkan bahwa yang terlihat dalam rombongan hanya calon wakil bupati Banggai Laut, Ridaya La Ode Ngkowe bersama tujuh orang lainnya, di tambah 20 orang dari pihak KPK. “Kalau saya gak salah hitung, ada sekitar 28 orang tadi,” ungkapnya.

Baca juga:  Pemda Bangkep Perketat Pengawasan Orang di Setiap Pelabuhan Rakyat

Malam sekira pukul 20.00, penyidik KPK melakukan konferensi pers atas kasus OTT Bupati Banggai Laut dan sejumlah pengusaha itu. Setelah menyampaikan penetapan tersangka kepada enam orang termasuk Wenny Bukamo. KPK mengungkapkan bahwa Wenny belum dibawa ke Gedung KPK karena hasil pemeriksaan menyatakan Ia reaktif Covid-19.

“Iya, belum bisa dibawa ke Jakarta karena masih isolasi dalam pengawasan KPK,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya di Jakarta, sebagaimana dilansir Antara, Jumat.

KPK juga mengungkapkan telah mengamankan sebanyak 16 orang dan uang sejumlah Rp2 miliar terkait kasus dugaan korupsi dari wilayah Banggai Laut. Mereka yang diamankan tidak hanya berasal dari Kabupaten Banggai Laut saja, melainkan juga berasal dari Kabupaten Banggai Kepulauan dan Kabupaten Banggai.

Baca juga:  KPK Tahan Bupati Banggai Laut di Rutan Polda Metro Jaya

KPK menjelaskan dugaan korupsi pada kasus tersebut terkait pemberian sejumlah uang dari kontraktor atau pihak swasta kepada penyelenggara negara, dalam hal ini diduga diterima bupati Banggai Laut.*