Pemerintah Upayakan Percepat Penyelesaian Bandara Banggai Laut

oleh -560 views
Penumpang Batik Air saat tiba di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Bubung, Sabtu (25/7). [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Jakarta – Kementerian Perhubungan berupaya mempercepat proses penyelesaian pembangunan bandar udara di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah.

Upaya ini dilakukan mengingat keberadaan bandara menjadi solusi bagi masyarakat setempat yang membutuhkan transportasi lebih cepat dan efisien.

Bandara ini juga strategis untuk pembangunan ekonomi, pertahanan dan keamanan, penyelenggaraan pemerintahan, serta pengembangan pariwisata.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menguatarakan hal tersebut menanggapi permintaan masyarakat Banggai Laut.

“Bandara ini juga dapat meningkatkan aksesibilitas antarpulau dan mampu mengembangkan potensi pariwisata,” kata Budi Karya hari ini (Jumat, 20/11) di Jakarta.

Baca juga:  Lestarikan Budaya, Bonua Project Rilis Festival Padang Laya

“Untuk itu akan dipertimbangkan, dipercepat sesuai dengan rencana yang telah disusun.”

Masyarakat Banggai Laut yang diwakili Ridaya Laodengkowe telah menyampaikan permohonan kepada Menteri Perhubungan untuk mempercepat pembangunan bandara tersebut.

Menurut dia, pemerintah daerah telah memberikan dukungan anggaran dalam bentuk pengadaan tanah. Adapun pembangunan bandara, menjadi domain pemerintah pusat.

Ridaya menjelaskan, Banggai Laut terdiri atas pulau-pulau, sehingga adanya bandara akan mempercepat akses ke wilayah ini. Saat ini, masyarakat Banggai Laut butuh waktu delapan jam perjalanan dengna kapal laut menuju bandara terdekat di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai.

Baca juga:  Duh! Cabul lagi, Pemuda Batui Garap Gadis 12 Tahun

Ridaya juga menyampaikan usulan berupa pembangunan dermaga ferry di tiga pulau yakni Bangkurung/ Bangkulu, Labobo, dan Salue/Bokan.

Dermaga ini akan mempermudah lalu lintas orang, kendaraan, dan barang di wilayah setempat. Saat ini masyarakat Banggai Laut masih kesulitan mengangkut mobil dan kendaraan berat ke berbagai pulau di wilayah ini. Ekonomi pun menjadi berbiaya tinggi.

“Kalau dermaga sudah jadi, maka soal kapal ferry bisa kami sewa dari armada yg tidak terpakai dari daerah lain,” ujar Ridaya.

Baca juga:  Pilkada Damai, Kapolres Banggai Rutinkan Patroli ke Posko Pemenangan

Menanggapi permohonan pembangunan dermaga tersebut, Menteri Budi akan mempertimbangkannya.

“Prinsipnya, pemerintah ingin masyarakat di pulau dan daerah terpencil mendapat kemudahan akses untuk melakukan mobilisasi.

Ini bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah antarpulau khususnya di daerah terluar, terpencil, tertinggal dan perbatasan,” ucap Menteri Budi.*

 

(san)