Tolak UU Cipta Kerja, Aliansi Serikat dan Kerukunan Bersatu Penuhi DPRD Morowali

oleh -34 views
Masa aksi saat penuhi depan kantor DPRD Morowali terkait aksi menolak UU Cipta Kerja. [SANGALU/IST]

SANGALU, Morowali – Aliansi Serikat dan Kerukunan Bersatu Kabupaten Morowali menggelar aksi demonstrasi menyampaikan aspurasi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Kantor DPRD Morowali, Rabu (14/10/2020).

Koodinator Aksi Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM), Afdal saat dihubungi menyampaikan tuntutan yang disampaikan melaluiborasi hari ini merupakan perjuangan sebagai sikap dari seluruh elemen masyarakat, baik buruh, tani, nelayan bahkan mahasiswa yang direpresentatifkan dengan aksi.

“Tujuan utamanya adalah soal mendorong supaya terjadi pencabutan UU Cipta Kerja,” ujar Afdal.

Baca juga:  Hindari Transmisi Lokal, SBSI Desak PT PAU 'Shutdown'

Adanya UU Cipta Kerja, menurut Afdal pada umumnya merugikan kalangan rakyat miskin khususnya kalangan buruh, dan lebih luas berdampak pada profesi petani dan nelayan.

Dengan begitu, Aliansi Serikat serta Kerukunan Bersatu di Kabupaten Morowali mengambil sika tegas untuk mendorong pihak DPRD bahkan Pemerintah Daerah Morowali untuk bersuara dan ikut mengambil sikap taktis penyelesaian persoalan ini.

” Sehingga permasalahan ini tidak larut dan tidak menjadi legal undang-undang Omnibus Law atau Cipta Kerja ini yang berdampak buruk bagi sktor rakyat miskin,”pungkasnya.*

Baca juga:  11 Smelter di Sulteng Justru Rugikan Daerah

 

(aum)