Nekad, Gadis Berhijab Tabrak Motor Jambret hingga Terpental

oleh -2.972 views
Warga berkerumun saat dua pelaku jambret remaja terjatuh karena ditabrak korbannya, Selasa (29/9/2020) malam. [SANGALU/ Imam]

SANGALU, Luwuk – Jangan remehkan kemampuan wanita dalam segala hal. Paling tidak, itulah gambaran yang pas untuk aksi nekad yang dilakukan gadis berhijab ini, saat Ia menjadi korban jambret di Jalan Dahlia, Kelurahan Karaton, Luwuk, Selasa (29/9) pukul 19.30 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun mengungkapkan bahwa kejadian awal penjambretan dilakukan oleh dua orang remaja saat gadis berhijab berada di Jalan Dahlia. Kaget atas aksi para jembret, gadis berinisial PP asal Bunta ini tak kehilangan akal atau panik.

Ia mengejar kedua jambret hingga ke arah Kelurahan Baru, Kecamatan Luwuk. Saat tiba di pertigaan dan kedua jambret remaja ini hendak belok, si gadis dengan kecepatan tinggi menabrak keduanya tepat di tengah sepeda motor.

Baca juga:  Viral! Dua Siswi Baku Hantam di Luwuk

Ketiganya terpental ke aspal. Warga sekitar pun mendekat. Si gadis langsung menyebut kedua orang yang ditabraknya adalah jambret.

Awalnya, tak ada yang mengaku. Sampai akhirnya salah satu dari kedua jambret asal Kelurahan Bungin itu buka mulut.

“Bukan saya yang ambil. Dia yang ambil,” kata remaja yang masih duduk di bangku SMP sambil menunjuk rekannya.

Atas pengakuannya itu, keduanya langsung digiring warga untuk ditindaklanjuti pihak kepolisian. Sementara si gadis dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan atas luka memar usai menabrak para jambret.

“Dua orang masih remaja. Katanya anak kilo satu. Namanya IR (15) dan AS (16). Tapi sudah di kantor polisi sekarang,” kata Isal Lalimu, warga setempat.

Baca juga:  Karena Dendam, Warga Maleo Jaya Diamankan Polisi

Ia mengatakan sejatinya tak terlalu mengetahui kronologisnya. Hanya saja, saat ramai Ia mendekat kemudian mendengarkan cerita si gadis.

“Yang saya salut itu cewek tidak panik. Barani dia. Eh dia tabrak dan jatuh semua. Barani!” pungkasnya.

Atas kejadian ini, Isal berharap pihak kepolisian lebih mengintenskan patroli motor sebagaimana dahulu. Sehingga aksi-aksi penjambretan tidak terulang lagi.

Sebab, aksi kali ini bukan lagi terjadi di jalur sepi seperti di wilayah GOR Kilongan, Kecamatan Luwuk Utara, tapi sudah dilakukan di dalam kota.

Baca juga:  Bandara SA Amir Luwuk Beroperasi Ditengah Sejumlah Maskapai Cancel Flight

“Saya percaya pihak kepolisian langsung menindaki kejadian itu sebagai pelajaran. Semoga patroli rutin jg dilakukan lagi,” tutupnya.*

(Omy)