Bukan Bertobat, Pencuri Asal Luwuk ini Malah Ketagihan Masuk Penjara

oleh -757 views
Tim Jatanras Polres Banggai saat berhasil mengamankan pelaku pencurian belasan unit elektronik. [SANGALU/IST]

SANGALU, Luwuk – Hukuman penjara ternyata tidak membuat sebagian mantan narapidana jera untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum, tapi justru ada yang terkesan kecanduan tidur nyenyak dalam penjara.

Seperti NL alias O (39) pria asal Kecamatan Luwuk ini misalnya yang tercatat telah sembilan kali keluar masuk lapas Kelas II B Luwuk, ternyata masih ingin merasakan hidup dalam bui yang ke sepuluh kalinya dengan melakukan aksinya dengan mencuri belasan unit alat elektronik.

Namun, aksi tidak terpuji yang dilakukan NL berhasil diketahui oleh Jatanras Polres Banggai dan mebekuk pelaku pada Selasa (15/9/2020) sekira pukul 15,30 Wita, di Jalan Trans Sulawesi Kecamatan Kintom.

Baca juga:  Kapolres Banggai Kembali Ingatkan Anggota Jauhi Narkoba

Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Pino Ary SH, SIK, MH, mengungkapkan, pelaku ditangkap lantaran diduga mencuri belasan unit alat elektronik di Hotel Green Hedserd (ex hotel wisata) di jalan RE. Marthadinata, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk.

“Pelaku sudah 9 kali dan ini yang ke 10 karena mencuri 18 unit televisi di hotel tersebut,” ungkap AKP Pino Ary.

AKP Pino menuturkan, penangkapan ini berlawal dari laporan koban dengan nomor laporan polisi LP/330/VII/2020/ Res.Banggai, tanggal 20 Juli 2020 lalu, yang kemudian ditindak lanjuti oleh tim Jatanras dengan melakukan penyelidikan di lapangan.

Baca juga:  Duarr! Bom Rakitan Meledak, Tiga Anak Terkapar di Bangkep

“Anggota mendapatkan informasi dari warga bahwa saat itu ada seseorang yang mencurigakan keluar tersebut dengan membawa televisi,” tutur AKP Pino.

Setelah mendapatkan informasi itu, kata perwira tiga balak ini, tim Jatanras langsung melakukan pengembangan sehingga diketahui bahwa pelaku pencurian merupakan seorang residivis yang sudah sering keluar masuk Lapas.

“Setelah diketahui posisi pelaku. Sekitar pukul 13.00 Wita pelaku berhasil ditangkap saat sedang mengemudikan mobil taksi miliknya di jalan Trans Sulawesi, Kecamatan Kintom,” kata AKP Pino.

Dari keteranganya, lanjut AKP Pino, pelaku mengakui sudah mencuri belasan unit televisi di hotel tersebut dan menjualnya dengan harga kisaran Rp. 800 ribu hingga Rp. 1,2 juta.

Baca juga:  Bupati Ungkap Alasan Pemindahan Pasar Malam

“Tim Jatanras kemudian melakukan pencarian dan berhasil mengamankan barang bukti tersebut di sejumlah tempat di kota Luwuk,” beber Kasat Reskrim

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni, 3 unit televisi ukuran 32 inch, 4 unit televisi ukuran 22 inch, 2 unit televisi ukuran 42 inch dan 2 unit televisi ukuran 21 inch berbagai merek, sebuah tang serta 1 unit mobil mitshubisi dengan nomor polisi DN 1594 CC yang digunakan untuk mengakut barang bukti.

“Pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Banggai guna proses hukum lebih lanjut,” pungkas AKP Pino Ary.*

(aum/rls)