Wabup Mustar Ingatkan Anggota Hipmi Jangan Bermental Kontraktor

oleh -200 views
Anggota Bidang OKK Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, Erwin Husain saat membawakan materi sejarah berdirinya organisasi pengusaha muda di Indonesia, Sabtu (15/8) sore. [SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Wakil Bupati Banggai Mustar Labolo mengingatkan seluruh anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kabupaten Banggai jangan hanya bermental kontraktor. Itu disampaikan saat membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Diklatcab) Hipmi di Hotel Swissbelin Luwuk, Sabtu (15/8).

Wabup Mustar mengungkapkan sebagai pengusaha atau entrepreneur muda, anggota Hipmi harus bisa melihat peluang pasar. Dengan begitu, Ia dapat menciptakan peluang usaha baru di daerah.

“Yang kami amati banyak pengusaha muda lebih suka jadi kontraktor, padahal ada banyak peluang usaha baik dari sektor wisata, kelautan perikanan, peternakan dan lainnya,” terang Mustar.

Ia pun mengungkapkan jika pengalamannya mengunjungi beberapa daerah, dimana pemuda hadir dan memanfaatkan potensi sumber daya alam di daerah. Bahkan, dari lahan sejengkal mereka mampu menghasilkan uang dengan bercocok tanam.

Baca juga:  Legislator Senayan Salurkan Bantuan COVID-19 ke 5000 Warga di Banggai

“Wilayah lain, sejengkal tanah dimanfaatkan dengan sebaiknya. Tapi kita di sini malah tidak memanfaatkan itu. Jangan mindset berfikir pengusaha muda itu lebih banyak mengarah ke kontraktor,” pungkasnya.

Padahal, kata Mustar, menjadi kontraktor itu justru banyak menimbulkan masalah, jika kerjanya tak sesuai harapan. Bahkan parahnya bisa mendapatkan surat cinta dari lembaga hukum seperti Kejaksaan.

“Jangan pula karena ada masalah kemudian kasih-kasih amplop, itu merusak tatanan pengusaha. Lebih baik keluarkan uang untuk amal zakat, infaq dan sedekah. Itu lebih bermanfaat,” pungkasnya.

Ia menambahkan, jika kemudian ada yang coba menutupi pekerjaannya yang tak beres, dengan bagi bagi amplop agar dilaporkan ke penegak hukum. “Jangan dibiasakan begitu,” tandasnya.

Ia berharap pengusaha muda mampu mengembangkan kreatifitas untuk membuka peluang usaha baru, dengan memanfaatkan kemampuan diri dan potensi alam di daerah masing-masing.

Baca juga:  Lani Pelia, Istri Babinsa Pososlalongo Hasilkan Ubi Banggai Berukuran Besar

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Banggai, Ahmad Ciwang dalam sambutannya menjelaskan bahwa diklatcab yang dilaksanakan itu bukan kali pertama. Tapi kedua, sebab yang pertama pernah dilaksanakan di era kepemimpinan Michael Tendean.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari. Diharapkan para peserta dapat mengikuti dengan baik, dapat menyimak materi, sehingga mendapatkan legal formal sebagai anggota HIPMI, yang kemudian bisa bersyarat sebagai pengurus atau caketum ke depan,” paparnya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Diklatcab DPC HIPMI Banggai, Tonny Manindjau mengungkapkan data awal pendaftar diklatcab sebanyak 50 orang lebih. Namun, registrasi yang diterima di panitia saat pelaksanaan dimulai menyisahkan 42 orang.

Baca juga:  Karang Taruna Toili dan Toili Barat Dilantik

“Pemateri nanti ada yg daring, salah satunya bang Salahuddin Sandiaga Uno dan beberapa pemimpin perusahaan muda,” ungkapnya.

Tonny menambahkan bahwa 42 peserta diklatcab merupakan perwakilan dari Hipmi di Banggai brothers dan beberapa wilayah di Sulawesi Tengah, seperti Kota Palu.

Kemudian, Ketua Bidang OKK BPD HIPMI Sulteng, Syahril menjelaskan bahwa salah satu prasyarat maju sebagai calon ketua umum (caketum) Hipmi adalah pernah mengikuti diklatcab.

“Diklatcab ini akan jadi yang pertamakali dan terakhir di Kabupaten Banggai. Kenapa begitu? Karena ke depan Diklatcab akan diambil alih oleh DPP HIPMI dengan melibatkan lembaga profesional. Dengan begitu, pembiayaannya akan besar dan akan berpengaruh hingga ke biaya pendaftaran,” tutupnya.*

(van)