Tiga ABG di Luwuk Terlibat Prostitusi Online

oleh -5.590 views
Ilustrasi [Google]

SANGALU, Luwuk – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Banggai berhasil mengungkap kasus prostitusi online yang melibatkan Anak Baru Gede (ABG) di Luwuk, Kabupaten Banggai, Selasa dini hari (4/8). Sebanyak 5 wanita diamankan di salah satu hotel, 3 diantaranya anak di bawah umur.

Dari lima perempuan tersebut, salah satu dari mereka diduga germo berinisial AA (33). Warga Kelurahan Kompo, Kecamatan Luwuk Selatan itu diduga menjajaki para ABG ini melalui aplikasi MiChat.

Empat ABG lain yang berhasil diamankan itu berinisial PP (17) warga Kelurahan Soho, AN (23) warga Kelurahan Bungin, AS (16) warga Kelurahan Soho dan TI (17) warga Kelurahan Simpong.

Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Pino Ary mengungkapkan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait maraknya prostitusi online melalui aplikasi MiChat. “Kami langsung melakukan penyelidikan,” kata dia, siang tadi.

Setelah dikantongi informasi, pihaknya langsung menggerebek kamar 104 di salah satu hotel di Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Selasa dinihari (4/8) sekitar pukul 01.00 Wita. Di dalam kamar itu, ada sepasang muda mudi bukan suami istri yang lagi “ehem ehem”.

Kepada polisi, si pria mengaku memesan melalui aplikasi MiChat bertarif Rp350 ribu sekali “main”. Dari pesanan itu, akun MiChat tersebut merekomendasikan PP (17) untuk melayani si pria.

PP juga membenarkan, bahwa si pria memberikan tarif Rp350 ribu sebagai tanda jadi untuk berhubungan badan. PP juga mengaku “dijual” oleh germo AA, dengan sistem bagi hasil.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa uang tunai sebesar Rp 250 ribu yang diduga hasil transaksi, empat ponsel, screenshoot chatingan tawar menaawar antara germo dengan si pria, serta kunci kamar 104.

“Saat ini, kelima perempauan itu masih dalam pemeriksaan intensif dan masih didalami,” kata Pino.*

 

Baca juga:  Dikejar Massa, Pemuda Kelahiran Malaysia Hilang di Laut Moilong

(awi)