Soal Video Legislator Ngamuk di Bandara SA Amir, Ini Penjelasan Suharto Yinata

oleh -1.206 views
Potongan gambar dari video yang beredar luas di media sosial terkait keributan antara salah satu legislator Banggai, Sabtu (29/8). [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk – Rekaman video aksi marah-marah legislator DPRD Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) Suharto Yinata di Bandara Syukuran Aminuddin Amir beredar di media sosial.

Dalam video tersebut Suharto Yinata marah tidak terima diperlakukan tidak sopan oleh salah satu petugas Avsec Bandara Luwuk Kabupaten Banggai.

Aksi marah-marah itu terjadi pada Sabtu (29/8/2020) sekira pukul 09.25 Wita.

Informasi yang beredar, kejadian itu berawal saat petugas Avsec Bandara Luwuk Muhammad Ridwan (20) menegur Suharto Yunata masuk areal bandara tidak menggunakan masker.

Tidak terima ditegur, Suharto Yinata diduga menumpahkan kekesalannya dengan memukul petugas Avsec Muhammad Ridwan.

Suharto Yinata yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Namun dirinya membantah tudingan bahwa dirinya melakukan penganiayaan terhadap salah satu petugas Avsec Bandara Syukuran Aminuddin Amir.

Dia menerangkan, kejadian itu berawal saat dirinya hendak memasuki areal bandara. Tiba di portal masuk tiba-tiba petugas datang mengambil alih menekan tombol karcis lalu menegur Suharto Yinata agar menggunakan masker.

Baca juga:  ANSWR Rilis Single Baru Gandeng Penyanyi Amerika

“Saya bawa mobil masuk portal mau ambil karcis langsung petugas yang ambil alih, sebenarnya saya tindis tombolnya. Petugas bentak saya pakai masker, saya sudah pakai masker,” kata Suharto Yinata saat dikonfirmasi SultengTerkini.Com, Ahad (30/8).

Lebih lanjut Suharto Yinata menjelaskan, meski dirinya menggunakan masker, petugas bandara tetap melarangnya untuk masuk dengan cara menahan karcis parkirnya.

Perdebatan pun terjadi di depan portal karcis.

Alasan petugas Avsec menahan dirinya masuk bandara karena salah satu penumpang yang duduk di belakang tidak menggunakan masker.

Baca juga:  Simbol 'L' untuk Luwuk Dipolitisir jadi Dukungan Paslon di Pilpres 2019

Suharto Yinata menjelaskan kepada petugas bahwa orang yang duduk di belakang tersebut adalah istrinya bukan penumpang pesawat.

Istrinya hanya mengantar dan tidak akan turun dari mobil. Namun petugas tetap menolak memberikan karcisnya.

“Petugas bilang, iya penumpang yang di belakang tidak pakai masker. Saya bilang istri saya cuman mengantar aja tidak turun masuk bandara. Kalau dalam mobil suka-suka saya mau pakai masker atau tidak, itu urusan saya,” ucapnya.

Namun, petugas portal tetap menolak menyerahkan karcisnya. Melihat sikap petugas Avsec yang mengulur waktunya masuk bandara, Suharto Yinata pun turun dari mobil kemudian merampas karcisnya dan mendorong petugas Avsec.

“Saya sudah jelaskan, tetap saja petugas Avsec tidak mau kasih masuk, terus karcis dia tahan tidak mau kasih ke saya. Ya saya turun rampas karcis dan dorong di perutnya, saya bilang kamu tidak sopan, itu aja,” jelasnya.

Baca juga:  Pernah ke wilayah Terpapar COVID-19? Kamu Masuk Daftar status ODR

Atas kejadian tersebut, petugas Avsec Muhammad Ridwan tidak terima dan melaporkan Suharto Yinata ke Polres Banggai.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Banggai AKP Pino Ary SIk menjelaskan bahwa laporan telah diterima dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Dia mengatakan, laporan itu bernomor LP.B/397/VIII/2020/Res Banggai perihal dugaan tindak pidana penganiayaan saat ini tengah ditangani penyidik reskrim.

Pino mengatakan dalam laporan, korban mengaku dipukul oleh terlapor di bagian perut sebanyak satu kali dan pelapor merasa sakit pada bagian perut.

Kasus itu masih dalam proses penyelidikan aparat Polres Banggai.*

 

(ela/van)