Punya Senjata Angin tanpa Surat Ijin, Siap-siap Ditertibkan Polisi

oleh -385 views
Ilustrasi [google]

SANGALU, Luwuk – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah mulai melakukan pendataan terhadap seluruh pemilik senjata angin kaliber 4,5 di wilayah kerjanya.

Instruksi penertiban dan penindakan bagi penjual dan pemilik senjata angin tanpa ijin itu dikeluarkan Direktur Intelkam Polda Sulawesi Tengah melalui surat telegram bernomor: STR/82/VIII/YAN 2.7/2020 tertanggal 18 Agustus 2020.

Dalam surat telegram itu disebutkan pengesahan izin kepemilikan dan penggunaan pistol angin (air pistol) dan senapan angin (air rifle) dilaksanakan oleh Dirintelkam Polda atas nama Kapolda.

Pemegang izin senpi untuk kepentingan olahraga berkewajiban untuk menyimpan senpi di gudang Perbakin pada saat tidak digunakan .

Pemegang izin senpi untuk kepentingan olahraga berkewajiban menyimpan senpi olahraga di rumah atlet yang berprestasi, yang telah memiliki izin penyimpanan, di tempat aman dan tidak membahayakan.

Baca juga:  Polda Sulteng Umumkan Hasil Seleksi Sekolah Inspektur Polisi

Selain itu, pemegang senpi untuk kepentingan olahraga dilarang menggunakan atau menembakan senpi di luar lokasi latihan, pertandingan dan berburu.

Dalam surat tersebut juga menjelaskan senjata replika genggam seperti pistol revolver digolongkan ke dalam senjata air gun yang memiliki tekanan di atas 2 joul di antaranya, produk merk Baikal Makarov, Pyton dan M19 Tanaka, dan produk senjata lainnya yang dilarang beredar karena dampak yang ditimbulkan dari penggunaan air gun dapat melukai bahkan membahayakan jiwa manusia.

Sehubungan hal tersebut di atas, dalam rangka peningkatan wasdal terhadap peredaran sangin kaliber 4.5 mm, airsoftgun dan air gun baik jenis rev/pistol maupun senapan masing-masing agar kapolres melakukan langkah-langkah penertiban dan pendataan.

Baca juga:  Bereskan Krisis Listrik, Bupati Banggai Temui PLN Sulutenggo

Pada surat telegram itu juga menjelaskan bahwa bagi penjual senapan angin kaliber 4.5 mm, berkewajiban mencatat identitas pembeli senapan angin serta melakukan pengurusannya surat izin dari kapolsek setempat.

Selain itu, kapolsek berkewajiban mengawasi dan mencegah agar senapan angin tidak disalahgunakan untuk berburu binatang yang dilindungi oleh undang-undang, atau disalahgunakan untuk perbuatan yang melanggar hukum.

Dalam surat tersebut dijelaskan,  Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2012 bahwa telah mengatur izin terkait Sangin, yakni Pistol angin (Air Pistol) dan senapan angin (air rifle) digunakan untuk kepentingan olahraga.

Baca juga:  Bantu Tim Gugus Tugas, Kodim 1308/LB Bentuk Tim Siaga Tangani COVID-19

Pistol angin (air pistol) dan senapan angin (air rifle) dan airsoftgun hanya digunakan di lokasi pertandingan dan pelatihan.

Adapun persyaratan untuk memiliki dan/atau menggunakan pistol angin (air pistol) dan senapan angin (air rifle) untuk kepentingan olahraga.

Selain itu, memiliki KTA Club menembak yang bernaung di bawah Perbakin. Berusia paling rendah 15 (lima belas) tahun dan paling tinggi 65 (enam puluh lima) tahun.

Serta sehat jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan Suket (surat keterangan) dari dokter dan psikologi. Tambahan, juga memiliki keterampilan menembak yang dibuktikan dengam surat keterangan yang dikeluarkan oleh pengurus Perbakin.*

 

(aum)