Pemuda Batui Sebut Managemen PT PAU Pembohong!

oleh -721 views
Sebuah kapal pengangkut amoniak saat berlabuh di pelabuhan khusus milik PT PAU beberapa waktu lalu. [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Batui – Pemuda Batui menyebut management PT Panca Amara Utama (PAU) telah melakukan pembohongan terhadap warga Batui. Itu disampaikan Akram, salah satu pemuda Batui, kemarin.

Akram menjelaskan, pasca pengumuman karyawan PT PAU terkonfirmasi positif COVID-19, sejumlah pemuda sempat menyambangi perusahaan itu.

Aksi spontanitas pemuda Batui itu mendesak pihak perusahaan menghentikan sementara kegiatannya.

Pihak perusahaan melalui External Relations & Manager Security, Leonard Hutabarat mengatakan akan menyampaikan hal itu ke management, yang kemudian ditindaklanjuti dengan surat penegasan bahwa perusahaannya shutdown selama 14 hari ke depan.

Baca juga:  SK PAN Berubah? Oscar Paudi : Saya Juga Bingung!

Baca jugaPulang ke Bontang via Palu, Tiga Karyawan Swasta asal Luwuk Terkonfirmasi COVID-19

Namun, pernyataan itu ternyata tak sejalan dengan kondisi di lapangan. Malam usai aksi massa saat itu, sebuah kapal pengangkut terlihat bersandar di Pelabuhan khusus milik PT PAU.

“Kalau dilihat dari posisi kapal yang sandar di pelabuhan maka kami meyakini aktifitas perusahaan masih jalan. Tidak ada itu penghentian sementara. Lekoson dorang itu (pembohong mereka itu),” kata Akram.

Tidak ada tanggapan atas pernyataan Akram tersebut dari managemen PT PAU. Mereka masih memilih diam atas berbagai pertanyaan atas keluhan warga Batui.

Baca juga:  Patah Kemudi, KM Lapolo Ekspress Nyaris Karam

Baca jugaCarter Pesawat Sriwijaya, PT PAU Bawa Karyawan dan Sampel Swab ke Jakarta

Penambahan jumlah terkonfirmasi positif COVID-19 asal PT PAU oleh Humas Gugus Tugas Provinsi Sulteng beberapa waktu lalu. [SANGALU/ Ist]

Hasil Swab

Terpisah, Manager CSR PT PAU, Novari Mursita mengungkapkan saat ini hasil swab 205 karyawan yang telah dibawa ke Jakarta tengah diperiksa pihak laboratorium. Ia berharap hasilnya negatif sehingga perusahaan bisa segera beroperasi kembali.

“205 karyawan di site masih menunggu hasil swab yang telah dilakukan tanggal 25-26 Juli kemarin. Doain kita ya. Hasilnya minggu-minggu ini sudah ada. Nanti gue kabarin ya,” kata Novari, Kamis (30/7) via pesan singkat.

Baca juga:  Kendaraan Pengamanan Presiden RI Tiba di Luwuk

Terkait isu lainnya yang tengah berkembang, Novari enggan menanggapinya.

Ia hanya berharap agar hasil pemeriksaan sampel swab berakhir dengan hasil negatif COVID-19. Dengan begitu, perusahaan tempatnya bekerja bisa beroperasi normal kembali.*

(van)