Kadinkes: Benar Banggai Zona Merah, tapi Pernyataan Bupati tidak Salah

oleh -1.018 views
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, DR dr Anang S. Otoluwa. [SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Penetapan Kabupaten Banggai sebagai daerah dengan zonasi merah atau rawan penyebaran COVID-19, dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, DR dr Anang S. Otoluwa.

Dokter Anang mengungkapkan bahwa rilis Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Tengah adalah benar, karena didasari atas data pasien.

Ia menyebut 10 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Banggai tak bisa dibantah.

“Benar zona merah karena gugus tugas provinsi melihat berdasarkan data awal terinfeksi yaitu di Banggai. Tapi pernyataan pak bupati juga tidak salah,” jelasnya, Kamis (6/8) saat ditemui di Bandara Syukuran Amir Aminuddin Bubung.

Baca juga:  Konsolidasi, Batia Instruksikan Kader NasDem Wajib Menangkan AT-FM

Dokter Anang mengatakan pernyataan bupati menanggapi zona merah, dengan menyebut bahwa Kabupaten Banggai masih aman, juga tidak salah.

Baca juga11 Karyawan PAU Positif COVID-19, Bupati: Banggai Masih Zona Aman

Pengumuman Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Tengah per 5 Agustus 2020. [SANGALU/ Ist]
Alasannya, saat ini para pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 dari klaster PT Panca Amara Utama (PAU) sudah tidak berada di daerah ini.

“Kenapa tidak salah, ya karena pasien sudah tidak ada di daerah, sehingga potensi penyebarannya juga kecil. Jadi keduanya benar,” terang pria yang berhasil menyelesaikan studi S3 di Barcelona ini.

Baca juga:  Herwin Klaim Lebih Saluan dari Orang Saluan

Antara rilis gugus tugas provinsi dan pernyataan bupati, menurutnya hanya perbedaan sudut pandang saja. Gugus Tugas Provinsi melihat berdasarkan administrasi atau data awal, sementara bupati mendasari fakta lapangan.

Meski begitu, kata dr Anang, proteksi terhadap para karyawan PT PAU juga terus dilakukan. Salah satunya dengan melakukan pengambilan sampel swab.

“Selain yang 205 kemarin, hari ini juga dilakukan pengambilan sampel dari karyawan yang ada di perusahaan itu,” tutupnya.*

(van)