IMIKB Budayakan Pinasa di Gorontalo

oleh -109 views
Sejumlah mahasiswa asal Luwuk yang tergabung dalam IMIKB saat foto bersama disela-sela kegiatan Pinasa di Gorontalo. [SANGALU/IST]

SANGALU, Gorontalo – Meski berada di seberang Provinsi Sulawesi Tengah, Mahasiswa asal Kabupaten Banggai yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Indonesia Kabupaten Banggai (IMIKB) di Kota Gorontalo mengamalkan program Pinasa (Pia Na Sampa Ala) di sela-sela kegiatannya.

Program andalan Pemda Banggai yang artinya “lihat sampah, ambil” ini sudah menjadi kegiatan rutin IMIKB setiap hari Minggu di Provinsi Gorontalo. Mereka berinisiatif untuk tetap menerapkan budaya Pinasa walaupun bukan di kampung halaman sendiri.

“Saya berharap IMIKB tetap terus melakukan kegiatan rutin ini. Mari kita lestarikan salah satu budaya yang ada di daerah kita untuk Indonesia,” kata Dhimiral Alfasih Budjang, Minggu (30/8).

Baca juga:  Pemda Banggai Hutang Tagihan Listrik PLN Rp1,5 M

Ia juga berharap mahasiswa yang ada di luar daerah Kabupaten Banggai melestarikan budaya Pinasa ini di tempat masing-masing menimba ilmu. Tujuannya, agar menjadi contoh masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga lingkungan walaupun bukan di daerah sendiri.

Dhimiral mengatakan para kader IMIKB juga memegang prinsip, bahwa Pinasa untuk Indonesia. Dengan adanya prinsip ini para kader IMIKB semangat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Adapun lokasi pelaksanaan kegiatan Pinasa yang dilakukan oleh IMIKB tersebut di Jalan Dewi Sartika 2, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Baca juga:  Setiap Penghujan, Air PDAM di Luwuk bak 'Air Rawa'

“Meskipun kami disini masih menghadapi situasi pandemi Covid-19, kami masih tetap semangat untuk menjalankan program kerja mingguan yaitu Pinasa,” paparnya.

Dhimiral mengungkapkan Pinasa juga merupaman wujud dari aksi mencegah wabah penyakit.

“Alhamdulillah, kegiatan kami mendapatkan respon yang baik dari masyarakat setempat karena telah menjaga kebersihan lingkungan,” tutupnya.*

 

(ctz)