Hati-hati Parkir Mobil! Aksi Pecah Kaca Marak di Luwuk

oleh -571 views
Mobil Toyota jenis Avanza dengan nomor polisi DN 708 CY milik Hayati yang menjadi korban pecah kaca oleh oknum tak bertanggungjawab di kompleks Pasar Tua, Minggu (30/8). [SANGALU/ La Omy ]

SANGALU, Luwuk – Bagi pemilik kendaraan roda empat sebaiknya mewaspadai ini. Aksi pecah kaca mobil yang dilakukan oknum tak bertanggungjawab marak terjadi di kota Luwuk.

Setelah mobil milik salah satu pejabat dipecah dengan lemparan batu di wilayah jalan Rajawali, dua mobil kembali dilaporkan mengalami pecah kaca di kompleks Pasar Tua, Kelurahan Bungin, Kecamatan Luwuk, Minggu (30/8).

Informasi yang berhasil dihimpun sangalu.com, aksi pecah kaca mobil oleh oknum tak bertanggungjawab di Pasar Tua membuat warga geram. Pasalnya, mobil yang terparkir rapi di tepi jalan itu, tiba-tiba sudah dalam kondisi rusak di pagi hari.

Baca juga:  Waspada, Tiga sampel Swab asal Kabupaten Banggai Terkonfirmasi Positif COVID-19

Mobil DN 708 CY milik Hayati Umar dan mobil DN 8229 CQ milik toko Makassar, menjadi korban pelaku yang masih misterius ini. Hayati sendiri hanya bisa duduk tersandar di kursi kala menemukan kondisi mobilnya yang telah mengalami pecah kaca.

Saat ini, kejadian yang merugikan sejumlah pemilik kendaraan itu telah ditangani aparat kepolisian dari Polsek Luwuk. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dengan memeriksa barang bukti yang ada.

Kejadian ini akhirnya pemilik mobil DN. 708.CY. ibu Hayati meminta pihak kepolisian Polsek Luwuk guna melakukan penyelidikan kasus yang menimpa harta bendanya yakni monil yang telah di rusak oleh orang tak dikenal

Baca juga:  Lestarikan Budaya, Bonua Project Rilis Festival Padang Laya

“Kami sudah tangani dan sedang menunggu laporan resmi dari para korban untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Syaifuddin, salah satu anggota Polsek Luwuk, Minggu.

Sementara itu, Hayati hanya berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap para pelaku dan memberi hukuman setimpal. Dengan begitu, kejadian serupa tidak akan terjadi lagi pada kendaraan lain di kota Luwuk.*

(Omy)