Elpiji Langka, Warga Keluhkan Harga Eceran Rp30 ribu

oleh -150 views
Foto : Tabung Gas Elpiji 3 kg. [Sindonews]

SANGALU, Moilong – Para Ibu Rumah Tangga (IRT) diwilayah Dataran Toili dibuat bingung dengan kelangkaan gas elpiji 3 kg bersubsidi.

Dengan kondisi tersebut, selain sulit untuk diperoleh disejumlah pangkalan gas berwarna melon itu, khususnya di Kecamatan Moilong harga jual disejumlah pengecer (non pangkalan) lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) atau dijual dengan harga Rp 30 ribu sampai Rp 45 ribu per tabungnya.

“Dipangkalan kosong gas, kalau mau jalan kadang ada di kios-kios kecil (non pangkalan) tapi harganya kadang sampai Rp 45 ribu,” ujar Udin salah satu warga Desa Slametharjo Kecamatan Moilong, Kamis (14/08/2020).

Baca juga:  Tewas Mengapung di Laut, Firman Diduga Korban Pembunuhan

Dengan harga yang cukup merobek kantong itu, masyarakat tidak lagi menikmati harga subsidi yang sebagaimana diatur oleh pemerintah terkait HET elpiji 3 Kg tersebut.

Sehingga pemerintah maupun aparat keamanan diharapkan dapat menindaklanjuti oknum masyarakat yang memanfaatkan situasi kelangkaan elpiji subsidi dengan meraup keuntungan pribadi.*

Aum