Dua Rumah Warga Balantak Selatan Roboh Diterjang Banjir

oleh -856 views
Banjir saat menerjang kawasan pemukiman penduduk di Desa Dondo, Kecamatan Balantak Selatan, Minggu (2/8). [SANGALU/ Polsek Balantak]

SANGALU, Balantak – Hujan yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Banggai membuat sejumlah wilayah diterjang banjir. Kemarin banjir menerjang wilayah Batui hingga Batui Selatan.

Hari ini, banjir kembali menerjang wilayah Kecamatan Lamala dan Balantak Selatan. Parahnya, dua rumah warga dikabarkan roboh, Minggu (2/8).

Informasi yang berhasil dihimpun mengungkapkan bahwa banjir baru saja menerjang wilayah Desa Bahari Makmur di Kecamatan Lamala. Banjir kali ini tidak seperti biasanya, lebih tinggi di banding kejadian sebelumnya.

Baca juga:  Warga Buko Sambut Idul Adha di Tengah Banjir

Sementara itu, banjir di Kecamatan Balantak Selatan juga menerjang dua desa yakni Desa Dondo dan Resarna. Banjir disebut mulai memasuki Kawasan pemukiman pada pukul 07.00 Wita di dua desa itu akibat curah hujan yang cukup tinggi sejak semalam.

Baca jugaBanjir di Bakung, Jalan Transsulawesi Lumpuh

Kondisi banjir di kawasan pemukiman penduduk di Kecamatan Balantak Selatan, Minggu (2/8). [SANGALU/ Ist]
Adapun dampak banjir membuat 20 rumah warga terendam di Desa Resarna, ditambah sejumlah fasilitas umum seperti rumah ibada, kantor desa dan BPU Desa juga terendam banjir. Demikian halnya di Desa Dondo, dilaporkan lebih dari 30 rumah terendam.

Baca juga:  Sadis! Istri Tewas Ditebas Suami di Lamala

Bahkan dua diantaranya mengalami kerusakan parah. Kedua warga yang roboh diterjang banjir adalah rumah milik Martince dan Esra. Selain menerjang rumah warga, banjir juga merendam rumah ibadah dan sekolah dasar setempat.

Informasi lainnya juga menyebutkan bahwa telah terjadi tiga titik longsor di wilayah Kecamatan Balantak. Tepatnya di jalan umum wilayah Desa Boloak. Oleh karena itu, kepada para pengguna jalan diharapkan untuk berhati-hati. Sebab hingga saat ini hujan dengan intensitas sedang masih berlangsung.*

Baca juga:  Rapid Test, 4 dari Balantak Selatan dan 1 Nuhon Reaktif

 

(van)