Soal Lokasi Perawatan, Laporan Gugus Tugas Sulteng dan Banggai Berbeda

oleh -148 views
Ilustrasi [suara.com]

SANGALU, Luwuk – Laporan tim gugus tugas COVID-19 Kabupaten Banggai yang disampaikan Nurmasita Datu Adam, berbeda dengan laporan tim gugus tugas COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaporkan Haris Karimining, sepekan terakhir.

Berdasarkan rilis dan penjelasan Humas Gugus Tugas COVID-19 Banggai, Nurmasita Datu Adam, secara kumulatif pasien terkonfirmasi (positif) COVID-19 di Kabupaten Banggai berjumlah 18 orang. Tiga belas diantaranya telah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab secara bertahap.

Sementara lima orang lainnya dikembalikan ke rumah untuk karantina mandiri tanpa menunggu hasil swab. Dalam penjelasannya, Nurmasita hanya mengatakan bahwa kelima pasien dipulangkan karena sudah tidak bergejala.

Baca juga:  Wali Kota Palu: Pameran Foto Setahun Bencana Tunjukkan Semangat Sulteng Bangkit

Hingga, 21 Juli 2020 Nurmasita kembali merilis bahwa dari kelima orang tersebut dua diantaranya telah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab. Sementara tiga lainnya masih berstatus karantina mandiri di rumah masing-masing yakni di Kecamatan Luwuk Selatan dan Toili.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada penambahan 4 orang kasus probable dari Kecamatan Batui. Mereka kini tengah dirawat di RSUD Luwuk. Kasus probable adalah istilah baru untuk mereka yang bergejala namun masih membutuhkan tes PCR untuk pembuktiannya.

Baca juga:  Kapolsek Luwuk Turun ke Jalan, Bagikan Masker dan Imbau Warga

Sementara itu, laporan yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokoler Provinsi Sulawesi Tengah, Haris Kariming selaku Humas Gugus Tugas COVID-19 Sulteng, kasus konfirmasi di Banggai masih tersisa tiga orang per hari ini (21/7). Ketiga orang tersebut berdasarkan laporan yang diterima, tengah menjalani perawatan medis di RSUD Luwuk.

Lokasi perawatan para pasien konfirmasi (positif) COVID-19 ini yang berbeda antara humas gugus tugas Banggai dan Sulteng. Sementara, Humas Gugus Tugas COVID-19 Sulteng, Haris Kariming pernah mengatakan bahwa laporan yang disampaikannya adalah hasil pengumpulan laporan harian dari tim gugus tugas sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah.

Nurmasita Datu Adam sendiri saat ditanyakan terkait bagaimana pengawasan terhadap para pasien konfirmasi yang kini dipulangkan ke rumah masing-masing itu tidak menjawab pertanyaan wartawan dalam WhatsApp Grup Media Centre COVID-19 Banggai, sejak 15 Juli 2020 lalu.*

Baca juga:  Simpan 16,5 Ton di Gudang, Kadis Ketapang Pastikan Stok Beras Aman

 

(rdk)