Pencurian Meningkat, Kasat Reskrim: Ini Berhubungan dengan Keluarnya Napi Asimilasi

oleh -782 views
Kasat Reskrim AKP Pino Arif SIk saat menjelaskan kronologis beberapa kasus pencurian dalam press conference, Jumat (10/7). [SANGALU/ Steven Pontoh]

SANGALU, Luwuk – Peningkatan pengungkapan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan anggota Satuan Reserse Krimininal (Satreskrim) Polres Banggai ternyata banyak dipengaruhi keluarnya sejumlah napi asimilasi dari Lapas Kelas IIB Luwuk.

Kapolres Banggai AKBP Satria Adrie Vibrianto SIk melalui Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Pino Ary SIk mengungkapkan bahwa dari penangkapan sejumlah tersangka kriminal pencurian, mayoritas dilakukan oleh para napi asimilasi.

“Tindak kriminal banyak dan naik di wilayah hukum Polres Banggai, dan itu diduga berhubungan erat dengan keluarnya napi asimilasi,” ungkap Pino Ary, Jumat (10/3).

Baca juga:  Pimpin Hearing , Masnawati Minta RSUD Luwuk Copot Slogan 'Membuat si Miskin Tersenyum'

Saat ini dari sejumlah kasus pencurian yang terungkap dilakukan oleh 4 napi asimilasi yang baru saja keluar dari Lapas Klas IIB Luwuk. Sementara dalam penyelidikan juga mengungkap sejumlah identitas napi asimilasi dalam kasus baru yang tengah dicari.

“Kalau napi asimilasi tertangkap langsung kita masukkan ke lapas. Biar dijalani sisa hukumannya tapi proses hukumnya tetap jalan yang di polres,” papar Pino.

Melihat tindak kriminal pencurian yang naik, AKP Pino Ary mengimbau agar seluruh masyarakat dapat waspada diri. Sebab beberapa kasus pencurian juga diakibatkan karena kurangnya kewaspadaan dari korban.

Baca juga:  Jaksa Undang Bendahara KPU Banggai terkait Dana Hibah Rp49 M

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Masyarakat dapat membantu dengan lebih waspada. Jangan parkir mobil sembarang, kunci stir motor saat parkir, demikian pula untuk rumah. Pastikan semua terkunci sebelum ditinggalkan,” tutupnya.*

 

(van)