Pemerintah Janji Segera Perbaiki Jalan di Luwuk Timur

oleh -444 views
Seorang polisi melakukan pembersihan material yang menghalangi jalan di MMP, Kecamatan Luwuk Timur, Minggu (19/7) malam. [SANGALU/ Humas Polres]

SANGALU, Luwuk Timur – Aksi blokade jalan oleh para sopir dump truk dengan menimbun material di badan jalan utama Dusun II (MPP) Desa Baya, Kecamatan Luwuk Timur akhirnya selesai, Minggu (19/7) malam sekira pukul 20.40 Wita.

Sebelumnya, akses jalan utama yang mengubungkan ibu kota Kabupaten Banggai (Luwuk) dan enam Kecamatan di wilayah Utara Kabupaten Banggai lumpuh selama 4 jam lebih, yakni dari pukul 16.00 – 20.40 Wita.

Kapolres Banggai AKBP Satria melalui Kapolsek Luwuk, AKP Petrus A Matasik menyampaikan, blokade jalan baru dapat buka setelah dilakukan mediasi antara pemerintah dan warga yang difasilitasi oleh aparat kepolisian Polres Banggai dan Polsek Luwuk.

Baca juga:  Warga Bunga Blokade Ruas Jalan Trans Sulawesi

Mediasi yang dihadiri oleh kabag Ops AKP Noperto G Nainggolan, dan Kapolsek Luwuk AKP Petrus Matasik, Kapolsek Lamala, AKP I Nyoman Dunia dan Camat Luwuk Timur Adnan Buyung Lasantu, dan tuntutan warga di sahuti, warga bersama bhabinkamtibmas gtong royong membersihkan material yang menutup badan jalan.

Sementara itu Camat Luwuk Timur, Adnan Buyung Lasantu, kepada masyarakat meminta agar blokade jalan tersebut dibuka kembali. Sebab tuntutan masyarakat telah direspon oleh Pemda dengan menurunkan alat berat rencananya pada Senin (20/7).

“Apabila dalam kurun waktu 3 hari tidak dilakukan perbaikan jalan, maka Camat Luwuk Timur selaku perwakilan masyarakat akan menyampaikan dan menuntut langsung kepada Gubernur Sulteng, wakil Gubernur Sulteng dan Sekprov Sulteng untuk segera memperbaiki ruas jalan Trans Provinsi di Dusun II MPP Desa Baya, sesuai dengan anggaran yang telah dialokasikan melalui APBD Provinsi Tahun 2020,” kata Adnan Buyung di hadapan warga.

Baca juga:  Presiden Jokowi Keluarkan Perppu Penundaan Pilkada 2020

Baca jugaBosan Menagih Janji Perbaikan, Warga Blokade Jalan di Luwuk Timur

Arus lalu lintas kembali normal saat pihak kepolisian bersama warga membersihkan material di badan jalan, Minggu (19/7) malam. [SANGALU/ Humas Polres]

Segera Diperbaiki

Informasi lainnya menyebutkan jika ruas jalan tersebut sejatinya sudah masuk dalam daftar perbaikan. Itu ditandai dengan adanya plang proyek di ruas jalan yang ada. Hanya saja, karena kondisi cuaca yang belum bersahabat, yakni intensitas hujan yang tinggi sering mengakibatkan banjir. Dasar itulah, kontraktor disebut menunda pekerjaannya.

“Barusan saya konfirmasi sama Kabid Bina Marga Provinsi terkait masalah jalan di MPP. Katanya, itu sudah terprogram tahun ini. Besok aspal sudah di lokasi. Selama ini belum diaspal karena kondisi hujan,” ungkap sumber terpercaya yang enggan namanya disebutkan.

Baca juga:  Polisi Tangkap Residivis Kasus Narkoba karena Curi Tiga Sepeda Motor

Belakangan, wilayah Luwuk Timur, khususnya Desa Bantayan, Desa Baya dan Uwedikan memang kerap dilanda banjir saat hujan. Itu yang kemudian menjadi alasan pekerja belum melanjutkan perbaikan jalan.*

(mad/van)