Kejari Banggai Musnahkan Barang Bukti, 347 Gram Sabu hingga Ribuan Liter Miras

oleh -78 views

SANGALU, Luwuk – Kejaksaan Negeri Banggai memusnahkan sejumlah barang bukti kejahatan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkrah, selama tahun 2020 ini, Selasa (21/7) kemarin di halaman kantor Kejari Banggai.

Pemusnahan barang bukti itu dipimpin langsung Kajari Banggai Masnur SH MH, serta seluruh jajaran Kejaksaan. Dan dihadiri Pemerintah Daerah, instansi vertikal terkait, Wakapolres Banggai Kompol Esriyanti Ndese, Ketua PN Luwuk Ahmad Shuhel Nadjir, Kepala Bea Cukai Luwuk Sigit Santosa, Kepala BPS Muhamad Said, Kasat Pol PP Suwitno Abusama, perwakilan BPOM Martin Saragih, tokoh masyarakat, hingga jurnalis.

Dari data barang bukti yang dimusnahkan kemarin, yakni narkoba jenis sabu sebanyak 347,5775 gram, dari 21 kasus yang ditangani Kejari Banggai maupun Cabjari Bunta. Kemudian, 3.086 butir pil THD dari 2 kasus. Sejumlah bahan peledak dari 1 kasus pemboman ikan. Serta berbagai senjata tajam dari kasus-kasus pidana.

Baca juga:  Relawan Obama Kecewa Rekom Golkar Ditikung AT FM

Barang bukti terbanyak yang dimusnahkan kemarin, merupakan minuman keras berbagai merek, serta minuman keras tradisional Cap Tikus. Tercatat, sebanyak 1.838 botol miras berbagai merek, 25 kaleng miras berbagai merek, dan 283 liter Cap Tikus.

Kajari Masnur SH MH dalam sambutannya mengatakan, pemusnahan barang bukti kali itu merupakan rangkaian peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 60 tahun, yang akan jatuh pada hari ini, 22 Juli 2020.

“Dengan pemusnahan sejumlah barang bukti yang telah inkrah ini, kita harapkan kejahatan ataupun perbuatan kriminal di masyarakat semakin menurun. Pemusnahaan barang bukti ini, juga merupakan rangkaian acara HBA ke 60,” sebutnya.

Baca juga:  Ilegal Loging Marak di Bualemo, Tiga Truk Ditahan Polhut

Sejumlah barang bukti itu dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam air mendidih kemudian di buang ke kloset (sabu-sabu dan THD), alat hisap sabu dibakar, dilarutkan dalam air (handak), digurinda (sajam), dan diinjak dengan alat berat hingga hancur (miras). Hingga seluruh barang bukti itu tak dapat lagi digunakan.*

(van/jy)