Hasil Swab, Supervisor PT PAU (Meninggal) Terkonfirmasi COVID-19

oleh -3.314 views

SANGALU, Luwuk – Seorang supervisor PT Panca Amara Utama (PAU) berinisal MZR yang meninggal, dan oleh pihak perusahaan disebut karena penyakit jantung, ternyata terkonfirmasi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan sampel dahak (Swab).

Humas Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam dalam rilisnya menyebutkan seorang pasien probable (meninggal) disebut naik status menjadi terkonfirmasi COVID-19.

Meski tak menyebut pasti bahwa itu adalah pasien asal PT PAU, namun pada rilis sebelumnya jelas yang dimaksud pasien probable adalah pasien asal perusahaan amoniak. Terlebih, statusnya telah meninggal dunia.

Baca juga:  Paksa ‘New Normal’, Pejabat di Banggai Mulai Abai Protokol Kesehatan

Baca jugaStandar COVID-19, Jenazah Supervisor PT PAU Dimakamkan di TPU Bunga

Ada beberapa data yang sedikit berubah dalam rilis tersebut. Salah satunya, Humas Nurmasita di tanggal 25 Juli 2020, kasus suspek sebanyak 14 orang.

Namun, per hari ini, Minggu (26/7) kasus suspek menjadi 13 orang. Tujuh orang masih dirawat di RSUD, sementara enam lainnya karantina mandiri.

Kemudian kasus probable (meninggal) yang sehari sebelumnya terdapat satu orang, kini nihil. Sebaliknya, kasus konfirmasi yang sebelumnya 18 orang secara kumulatif, kini menjadi 19 orang. Satu meninggal, 15 sembuh dan 3 orang dalam karantina mandiri di rumah masing-masing.

Baca jugaJenazah Masih di RSUD, Ketua SBSI: Jangan Biarkan PT PAU Jadi Klaster Baru

Baca juga:  Pencurian Meningkat, Kasat Reskrim: Ini Berhubungan dengan Keluarnya Napi Asimilasi

Informasi lainnya yang berhasil dihimpun sangalu.com menyebutkan bahwa kasus konfirmasi terbaru, benar merupakan supervisor PT PAU berinisial MZR. Pasien asal Surabaya, Jawa Timur itu, telah meninggal dunia, dan sudah dimakamkan di TPU Kabupaten Banggai di Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak perusahaan masih memilih bungkam. Baik Community Development Leonard Hutabarat maupun CSR Manager Novaria tak terhubung, saat coba ditanyakan terkait informasi pasien positif. Termasuk soal langkah-langkah perusahaan dalam menghadapi pandemi COVID-19.*

Baca juga:  Bawa Sabu 1,59 gram, Pemuda Asal Moilong Diringkus Polisi

(Omy)