Disuruh Selesaikan Tugas Sekolah, Pelajar di Pagimana Pilih Selesaikan Hidup

oleh -5.745 views
Personil Polsek Pagimana saat melakukan olah tempat kejadian perkara di Kecamatan Pagimana, Kamis (2/7) malam. [SANGALU/ Polsek Pagimana]

SANGALU, Pagimana – Seorang remaja berinisial MM alias S (16) di Kecamatan Pagimana bikin syok keluarganya. Oleh ibunya disuruh menyelesaikan tugas sekolah, namun Ia memilih menyelesaikan hidup dengan seutas tali, Kamis (2/7) malam.

Unit Reserse Kriminal Polsek Pagimana pun hadir di lokasi untuk melakukan olah TKP awal di rumah korban.

Kapolek Pagimana Iptu Sukri Larau SH, mengungkapkan, berdasarkan keterangan saksi, saat itu sekitar pukul 17.30 Wita, tepatnya di ruang dapur, ibu korban sedang menasehati korban agar cepat menyelesaikan tugas sekolahnya, sebab penerimaan raport sudah dekat.

Baca juga:  Larangan Mobil Masuk Pelabuhan ASDP Berbuntut Demo Sopir di Pagimana

“Selanjutnya ibu korban langsung menuju kamar mandi dan mencuci pakaian. Sekitar 15 menit kemudian ibu korban mendapati korban di dalam kamar depan telah gantung diri,” ungkap Kapolsek.

Melihat peristiwa tersebut, kata Iptu Sukri, ibu korban langsung meminta tolong kepada tetangga untuk menurunkan korban dari gantungan tali ayunan bayi yang sudah lama tergantung di dalam kamar korban

“Beberapa saat kemudian tiba tenaga kesehatan desa. Dari hasil pemeriksaan korban telah meninggal dunia,” sebut Kapolsek.

Baca juga:  Pamit ke Kebun, Warga Asaan Pagimana Dilaporkan Hilang

Atas kejadian tersebut, tambah Iptu Sukri, pihak keluarga menerima dengan ikhlas serta tidak menghendaki dilakukan otopsi terhadap mayat korban.

“Keluarga korban juga tidak akan menuntut kepada pihak manapun,” tutupnya.*

 

(hae)