Bosan Menagih Janji Perbaikan, Warga Blokade Jalan di Luwuk Timur

oleh -1.643 views
Blokade jalan dengan material pasir yang dilakukan warga di Kecamatan Luwuk Timur, Minggu (19/7) sore. [SANGALU/ Ist]

SANGALU, Luwuk Timur – Belasan kendaraan dari dan menuju Luwuk terhalang di Jalan Trans Sulawesi, MPP Desa Uwedikan, Kecamatan Luwuk Timur, Minggu (19/7) sore sekira pukul 17.00 Wita.

Antrean kendaraan dari dua arah di jalur utama penghubung wilayah kepala burung ke Luwuk pun tak bisa melanjutkan perjalanan, dan terpaksa parkir.

Informasi yang beredar mengungkapkan aksi masyarakat tersebut dipicu belum adanya upaya perbaikan jalan yang dijanjikan pemerintah daerah.

Kondisi jalan yang berlubang memang menjadi keluhan masyarakat setempat. Pemerintah sempat menjanjikan perbaikan jalan provinsi itu, namun penyelesaiannya belum juga terlaksana karena adanya pandemi COVID-19.

Baca juga:  TMMD 108 jadi Berkah Tersendiri bagi Lansia Tiga Anak di Konawe Kepulauan
Antrean kendaraan di MPP, Kecamatan Luwuk Timur karena adanya aksi blokade jalan, Minggu (19/7) sore. [SANGALU/ Ist]

Rugikan Pengguna Jalan

Meski aksi protes dengan memblokade penuh jalan utama dengan material pasir itu adalah tuntutan baik, namun tak sedikit pengguna jalan merasa dirugikan.

Mereka menilai aksi blokade jalan dengan material bisa merugikan pengguna jalan yang tengah berburu waktu. Apalagi, jika nanti ada ambulans dengan pasien gawat darurat.

Oleh karena itu, para pengguna jalan mengharapkan adanya komunikasi cepat dari pihak berwenang untuk penyelesaian masalah. Baik itu dari kepolisian maupun dari pemerintah daerah.

Baca juga:  Tiga Warga Toili Hanyut, Satu Ditemukan Meninggal Dunia

“Kasian kan, maksud aksinya baik. Tapi kalo blokade penuh begini ini sudah merugikan dan bisa berdampak pidana,” ungkap salah satu pengguna jalan yang enggan menyebutkan namanya.*

 

(van)