Turun Melaut, Lelaki 63 Tahun di Moilong Ditemukan Tak Bernyawa

oleh -1.001 views
Pihak kepolisian dan warga saat berupaya mengevakuasi jasad korban di pesisir pantai Desa Moilong, Kecamatan Toili, Senin (29/6). [SANGALU/ Polsek Toili]

SANGALU, Toili – Sesosok mayat pria berusia 63 tahun ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pesisir pantai Desa Moilong, Kecamatan Toili, Senin (29/6) sekira pukul 06.45 Wita.

Informasi yang berhasil dihimpun mengungkapkan bahwa korban bernama Mista (63), warga Desa Moilong sekira pukul 05.30 Wita turun ke muara sungai Lopon untuk memasang pukat ikan.

Keluarga tak menaruh curiga hingga akhirnya mereka mendapatkan informasi bahwa, pria yang memiliki riwayat penyakit asma tersebut ditemukan meninggal dunia.

Baca juga:  Gaul Bareng Jurnalis, Kapolres Banggai : Kalian Pengontrol Sosial

Kapolsek Toili, Iptu Chandra saat dikonfirmasi mengungkapkan pihaknya usai mendapatkan laporan masyarakat langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah memeriksadan memastikan korban sudah tak bernyawa, pihaknya langsung mengevakuasi jasad korban ke rumah duka.

“Kami langsung melakukan evakuasi mayat ke rumah duka. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas medis yang ikut ke lapangan,” paparnya.

Chandra menjelaskan bahwa penemuan mayat pertama kali dilihat oleh Aisyah, warga setempat yang berada di pantai. Melihat kondisi itu, Aisyah langsung memanggil anaknya, Zulfiki (17) untuk memanggil warga sekitar.

“Keterangan dari Agus, anak korban. Bahwa pada pukul 05.30, korban turun memasang pukat. Mereka baru tau saat ada informasi dari warga bahwa benar itu orang tuanya,” ungkap Chandra lagi.

Baca juga:  Peringati Harlah Bung Karno, GMNI Berbagi Sembako di Luwuk Timur

Keterangan dari pihak keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit asma. Dalam beberapa kesempatan, penyakitnya itu kadang kambuh mendadak. Atas dasar itulah, pihak keluarga menyatakan ikhlas dan tidak menghendaki dilakukan visum ataupun outopsi.

“Kami sudah menyarankan untuk dilakukan visum dan outopsi. Namun pihak keluarga menyatakan telah menerima dan menolak outopsi. Mereka membuat pernyataan yang sudah kami terima,” tutupnya.*

(van)