Setiap Penghujan, Air PDAM di Luwuk bak ‘Air Rawa’

oleh -40 views

SANGALU, Luwuk – Selalu dan hampir terus terjadi. Setiap kali musim penghujan datang, kualitas air PDAM, dikeluhkan masyarakat kota Luwuk dan sekitarnya.

Keruh dengan tingkat yang cukup parah, memaksa warga masyarakat terpaksa mencari alternative lain, air untuk dikonsumsi.

“Bagaimana mau dikonsumsi jika seperti ini. Maaf, sudah seperti air dari rawa saja. Dan ini terus terjadi setiap hujan. Kualitas air milik PDAM sangat rendah,” sebut Norma, seorang ibu di kelurahan Kilongan, Luwuk Utara, Rabu (24/6) kemarin.

Baca juga:  Bupati Banggai Curiga Kepala Syahbandar dan KKP Ikutan Backup PT ANI

Tak dapatnya dikonsumsi air dari PDAM yang selama ini menjadi satu-satunya sumber air warga, terpaksa menambah pengeluaran tambahan. Karena untuk alternative air konsumsi pengganti, warga membeli air isi ulang di depot-depot pengisian air.

“Mau bagaimana lagi. Tambah susah di jaman susah ini. Air untuk diminum saja, untuk dipakai masak, kita harus beli lagi,” tambah warga itu.

Kepada PDAM Luwuk, selaku otoritas penyedia air minum bagi masyarakat kabupaten Banggai, warga itupun berharap adanya perbaikan kualitas.

Baca juga:  Rp7,9 Miliar BLT DD Tersalur ke 13.242 Penerima Manfaat di Banggai

“Karena kami bayar terus tagihan air setiap bulannya. Seharusnya dibarengi dengan kualitas. Bukan dengan air seperti rawa ini,” tandasnya mengeluh.*

(jay)