Sangalu.com dapat Dana Hibah Program JERF dari Google

oleh -190 views

SANGALU, Luwuk – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) memang memukul sendi ekonomi dunia, salah satunya bisnis media. Kondisi itu membuat Google News Initiative (GNI) mengucurkan dana hibah melalui program Journalism Emergency Relief Fund (JERF) yang ditujukan bagi media lokal aktif di seluruh dunia.

Sebagaimana disampaikan pihak Google melalui tulisan blog Ludovic Blecher, Head of Google News Initiative Innovation, Kamis (28/5) waktu setempat, hanya berselang dua pekan sejak pendaftaran dibuka bulan lalu, pihaknya sudah menerima lebih dari 12.000 pengajuan dari 140 negara.

Ia menjelaskan, bahwa 90 persen di antaranya berasal dari newsroom atau media yang mempekerjakan kurang dari 26 jurnalis.

Baca juga:  Kapal Tenggelam, 30 Penumpang KLM Bukit Rahmat Selamat

Tim Google News Initiative (GNI) kemudian melakukan review berdasarkan kriteria yang sudah ditetapkan sebelumnya, yaitu media yang beroperasi di wilayahnya sendiri (lokal), menyasar pembaca di kelompok geografis tertentu, serta bertekad meneruskan kerja mereka lewat pendanaan ini.

Pihak penyeleksi juga disebut melibatkan lebih dari 300 Googlers –istilah bagi karyawan Google– untuk ikut memeriksa pendaftaran, serta menggelar belasan webinar dalam prosesnya.

Disampaikan pula, sekitar separuh dari pendaftar ternyata tidak memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan. Faktornya bermacam-macam, tapi di antaranya adalah karena tidak memproduksi “berita inti” atau core news (lebih ke segmen tertentu), atau juga karena hanya melibatkan kurang dari dua orang jurnalis. Setelah melakukan review, sebanyak 5.300-an media itu pun akhirnya diumumkan, Jumat (29/5).

Baca juga:  Mobil Terperosok ke Sungai di Bunta, Dua Tewas

Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa calon penerima terbanyak ada di kawasan Amerika Utara dengan lebih dari 1.800 media (dari 3.050 lebih pendaftar), disusul kawasan Eropa, Timur Tengah dan Afrika dengan total lebih dari 1.550 media (4.700 lebih pendaftar), serta kawasan Amerika Latin dengan lebih dari 1.050 media (lebih dari 2.350 pendaftar). Demikian halnya di kawasan Asia-Pasifik, termasuk Indonesia.  Sekira 800-an media yang akan menerima dana ini dari 2.000 lebih pendaftar se Asia-Pasifik, 140 diantaranya berasal dari Indonesia.

Peta sebaran bantuan darurat jurnalistik program Google News Initiative di seluruh dunia. [SANGALU/ Google]

Berdasarkan informasi yang diterima dari jaringan media-media lokal sebagaimana dilansir wartabromocom, rata-rata media yang mendapatkan email pemberitahuan pada Jumat (29/5) dini hari ini, jumlahnya cukup banyak termasuk media lokal di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, yakni sangalu.com

Baca juga:  Kepala RSUD Luwuk Sebut Keluarga Pasien Tolak Operasi, Basrin: Itu Bohong! 

Pihak GNI juga menyebut bahwa besaran dana yang bakal dikucurkan ke masing-masing media bervariasi, mulai dari 5.000 dolar AS (sekitar Rp 74 juta) hingga 30.000 dolar AS (sekitar Rp 440 juta) untuk tiap media. Semua disesuaikan atas penilaian kebutuhan, skala dan rencana program media-media tersebut.

Belum ada angka resmi untuk total pendanaan yang akan dikucurkan dalam program Journalism Emergency Relief Fund terkait pandemi COVID-19 ini, namun tim Google News Initiative memperkirakan jumlahnya mencapai puluhan juta dolar AS.*

(rdk)