Pertahanan Balut Jebol, Warga Diimbau Jangan Panik

oleh -267 views

SANGALU, Banggai Laut – Setelah bertahan dari serangan COVID-19 selama berbulan-bulan, akhirnya Kabupaten Banggai Laut kebobolan juga. Sabtu (6/6), seorang warga Kecamatan Bokan Kepulauan terkonfirmasi positif korona.

Juru Bicara Pusdatina COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah Haris Kariming menyebutkan, terdapat tambahan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Banggai, Banggai Laut, dan Toli-toli masing-masing 1 orang.

Total yang terinfeksi korona di Sulawesi Tengah menjadi 139 orang. “Satu di RSUD Balut (tempat perawatan),” jelas dia dalam rilis yang diterima Sangalu.com.

Hanya saja, hingga pukul 20.30 Wita, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Kabupaten Banggai Laut belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait warganya yang terkonfirmasi positif itu.

Baca juga:  Obama-Heppy Ajak Semua Paslon Bantu Pemerintah Hadapi Corona

Wakil Ketua II DPRD Banggai Laut, Mohamad Tanjung Pawara mengimbau masyarakat agar tidak panik. “Waspada, tapi jangan panik,” ujar dia saat dihubungi.

Ia menginformasikan, sesuai hasil koordinasinya bahwa saat ini tengah berlangsung rapat jajaran Tim Gugus Daerah.

“Iya kita menunggu saja bagaimana hasil rapat dan tindakan tim gugus selanjutnya,” tuturnya saat dihubungi.

Ia juga mendapat informasi bahwa Camat Bokan Kepulauan dan Kepala Puskesmas setempat telah diperintahkan untuk mengecek langsung kondisi pasien.

Baca juga:  Kabar Baik, Hasil Swap Pertama 7 PDP asal Masama Negatif

“Kita tunggu juga hasil pengecekan itu,” tuturnya.

Kabupaten Banggai Laut sejatinya menjadi wilayah dengan zona hijau di kawasan Banggai Brother (Banggai, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut). Namun, jebolnya positif COVID-19 di wilayah itu membuat aksi karantina wilayah yang dilakukan pemerintah gagal.

Padahal, sejak dua Banggai lainnya terkonfirmasi adanya pasien positif COVID-19, Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo langsung merespon dengan mengeluarkan kebijakan larangan masuk kapal dari luar ke wilayahnya.*

 

(van)