Kuat Mana : Bukti Digital atau Penyerahan Langsung?

oleh -95 views

SANGALU, Luwuk – Sikap ambigu PAN untuk memberikan dukungan pada paslon yang bakal bertarung di kancah Pilkada Banggai, terus menuai kontroversi di masyarakat.

Informasi terakhir ini, PAN dikabarkan telah menjatuhkan pilihan pada bakal paslon Suliyanti Murad – Zainal Abidin Alihamu, dengan bukti SK nomor : PAN/A/Kpts/KU-SJ/048/V/2020 tanggal 27 Mei 2020 yang ditandatangani Zulkifli Hasan selaku ketua umum dan Eddy Soeparno selaku Sekjen PAN.

Sama halnya dengan SK yang pernah ditunjukkan bakal paslon Samsul Bahri Mang – Heppy Manopo, dengan nomor SK : PAN/A/Kpts/KU-SJ/019/V/2020 tanggal 31 Maret 2020, kedua SK ini memiliki kesamaan. Seperti halnya SK yang juga sebelumnya diterima bakal paslon petahana, Herwin Yatim-Mustar Labolo.

Baca juga:  SK PAN Berubah? Oscar Paudi : Saya Juga Bingung!

Ketiganya, merupakan SK yang langsung terpublikasi dalam bentuk digital. Yang kemudian secara fakta belum dapat dipastikan bentuk fisik asli ataupun prosesi penyerahan langsung oleh PAN secara langsung.

Yang kemudian menjadi pertanyaan lainnya, ketika tiga bakal paslon telah mengklaim dukungan PAN melalui SK dalam bentuk digital, mengapa bakal paslon Amirudin Tamoreka – Furqanudin Masulili, yang sebelumnya diumumkan secara resmi oleh desk pemilu PAN kabupaten Banggai, hanya menerima Surat Rekomendasi?

Sebelum diumumkan langsung oleh desk pemilu PAN Banggai, secara resmi di kantor secretariat DPD PAN Banggai beberapa waktu lalu, surat rekomendasi PAN untuk Amirudin Tamoreka – Furqanudin Masulili, juga diserahkan langsung Eddy Soeparno selaku sekjen PAN. Dirinya bahkan didampingi langsung wakil ketua DPW PAN Sulteng, Rusli Dg Pallabi.

Baca juga:  Dewi Ratna Pettalolo Apresiasi Langkah Bawaslu Banggai

Pada penyerahan surat rekomendasi PAN tersebut, diketahui pula Furqanudin Masulili, resmi menjadi kader PAN yang dibuktikan penyerahan KTA secara langsung pula oleh Eddy Soeparno.

Digital lagi, digital lagi..

Kebenaran dukungan PAN untuk kandidat paslon di Pilkada Banggai, akhirnya menimbulkan keraguan. Pasalnya, yang dijadikan acuan hanya berdasarkan bukti digital, SK yang tanpa melalui fakta nyata penyerahan ataupun keterangan resmi jajaran pengurus PAN.

Ketua DPW PAN Sulteng, Oscar Paudi, bahkan mengaku sempat dibuat bingung dengan persoalan klain dukungan ini. Masalahnya, pengurus dan PAN sendiri belum menyatakan apa-apa, namun klaim dukungan PAN sudah beredar di dunia maya.

Baca juga:  Peduli, AT-FM Salurkan APD dan Vitamin untuk Tenaga Medis di Banggai

Sehingga membersitkan pertanyaan lain, apakah menjadi trend di dunia serba digital ini? Pengklaiman dilakukan dengan hanya bukti surat digital.

Yang jelas, PAN adalah sebuah organisasi yang memiliki orang dan kader-kader di dalamnya. Selayaknya sebuah rumah, tak mungkin tamu yang datang berkunjung ke sebuah rumah yang bisa mengatur keputusan dalam rumah itu.

Penyerahan langsung atau bukti digital yang akan benar-benar mengantarkan PAN memberi dukungan, tentu hanya PAN sendirilah yang akan menentukan nantinya.*

(jay)