Hadiri Pengajian Penuh Sesak, Bupati Anjurkan Jaga Jarak

oleh -26 views

SANGALU, Luwuk – Pengajian majelis ta’lim Khubbul Waton yang dihadiri Bupati Banggai, H Herwin Yatim, di desa Beringin Jaya, kecamatan Simpang Raya, dipenuhi sesak oleh warga masyarakat sekitar, Minggu (14/6) kemarin.

Selain dihadiri bupati, kegiatan itu juga turut dihadiri aleg DPRD Banggai dari fraksi PDIP Siti Arya,  sejumlah pejabat daerah, serta tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Dalam penyampaian Bupati Banggai, dilaporkan Kassubag Dokumentasi Pimpinan Indra Kurniawan, dikatakan bahwa pengajian kali itu merupakan kegiatan pertama dirinya bersilahturahmi di masa pandemi Covid-19. Setelah beberapa bulan terakhir ini, semua dirumahkan atau disebut stay at home, akibat Covid-19.

Baca juga:  Bupati Banggai Buka Toili Expo dan Festival 2018 di Sentral Sari

“Beberapa kegiatan -kegiatan keagamaan pada saat itu juga  dinonaktifkan. Itu semua dilakukan karena pandemi Covid-19 yang telah melanda Dunia, Indonesia, bahkan sampai di kabupaten Banggai,” kata Bupati.

Bupati kemudian menjelaskan tentang apa itu Covid-19, dan langkah pemerintah dalam mencegah dan menanganinya. Termasuk saat ini, mulai diberlakukannya new normal life.

Dimana new normal life disebut Bupati merupakan kebijakan yang diambil oleh pemerintah dalam rangka penyelamatan ekonomi kerakyatan. Dengan membuka kembali aktifitas sosial dan ekonomi, dengan mensyaratkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Seperti, selalu memakai masker di setiap aktifitas sehari-hari. Selalu menjaga jarak aman. Selalu mencuci tangan sesering mungkin. Melakukan olahraga teratur serta mengkonsumsi makanan sehat kaya vitamin. Dan beberapa macam protokol kesehatan lainnya.

Baca juga:  Selama Pandemi COVID-19 Mewabah, Dinkes Catat 6.869 ODR Masuk Banggai

“Saya selaku pimpinan daerah berpesan kepada bapak ibu majelis ta’lim kecamatan Simpang Raya, untuk selalu menerapkan dan mentaati dengan disiplin yang baik perihal protokol kesehatan dalam masa new normal life ini,” pesan Bupati.

“Karena protokol kesehatan adalah satu satunya cara kita untuk memutus mata rantai Covid-19,” tandasnya, sembari menutup dengan ucapan minal aidin wal faidin, bagi seluruh warga yang hadir.

Yang menjadi kontras dalam penyampaian Bupati Banggai kemarin, perihal menghadapi era new normal life yang diakuinya harus tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, salah satunya jaga jarak aman, tidak tercermin dengan apa yang terjadi.

Baca juga:  BLT Tersalurkan, Bupati Banggai Diapresiasi Menteri Desa Iskandar

Dimana dalam pengajian tersebut, mengumpulkan orang banyak yang tak lagi menjaga jarak aman. Dan dari pengamatan, beberapa diantaranya bahkan tak menggunakan masker dalam kerumunan yang ramai padat.

Sementara, jumlah kasus positif Covid-19 di kabupaten Banggai, juga pada hari yang sama, dilaporkan gugus tugas kabupaten Banggai kembali mengalami penambahan, sehingga total menjadi 10 kasus. Dimana seorang warga asal Luwuk Timur, terkonfirmasi positif berdasarkan pemeriksaan hasil lab. *

(jay)