Derita Dewa Ayu, Idap Kanker Ganas hingga Suami yang Mendekam di Penjara

oleh -65 views

SANGALU, Luwuk – Nasib malang dialami seorang ibu muda berusia 29 tahun, warga desa Mekar Kencana, kecamatan Toili. Dirinya digerogoti kanker ganas stadium lanjut, di payudara sebelah kirinya, yang telah membengkak pecah, bahkan berulat.

Kondisi Dewa Ayu Krisna Dewi (29) atau biasa disapa Dewa Ayu, memang sangat memprihatinkan. Tengah berhadapan dengan maut akibat kondisi yang dialaminya, anak semata wayangnya yang masih berusia 2,5 tahun, juga menjadi buah pikiran yang tak bisa tersisih meski sejenak.

Jika informasi awal dikatakan dirinya merupakan oang tua tunggal, ternyata tak demikian. Dewa Ayu masih sah berstatus seorang istri. Namun, cerita sedih lainnya hadir di kehidupan keluarganya.

Sang suami, yang akhirnya mengungkapkan keberadaannya, ternyata saat ini tengah berada di sel tahanan Mapolres Banggai. Mappiase Dg Sitikka, suami Dewa Ayu, berdasarkan informasi yang diterima, terlilit sebuah kasus hukum, hingga akhirnya berurusan dengan kepolisian.

Baca juga:  Proyek RSUD Senilai Rp8,9 Miliar Belum Tuntas

Suami Dewa Ayu dikabarkan telah beberapa lama memang telah meninggalkan istri yang sedang sakit, dan anaknya, karena sebuah persoalan rumah tangga. Dalam pelariannya itu, dirinya pun terlibat masalah hukum.

Penyesalan Mappiase Dg Sitikka atas kondisi istrinya yang saat ini terbaring tak berdaya di RSUD Luwuk, diutarakannya dari balik jeruji besi. Mengomentari postingan fanpage Radar Sultim (Sangalu Grup),  dengan akun bernama Patong Edan, berharap istrinya, beserta anaknya, baik-baik saja.

“z atas nama. mappiase dg sitika alias patong, ayah dari anak yg bersamax saat ini, cuma karna z masi menjalani hukuman di polres luwuk banggai,,, z memang sngja tdk kasi tau kabar z, z tkut nanti penyakitx tambah parah, karna itu yg sudh kesekian kalix aku bawa ke RSUD,,” tulisnya di kolom komentar, postingan berita kondisi Dewa Ayu.

Baca juga:  Kesal Mati Lampu 4 Hari Berturut, Mobil PLN Dihadang Warga

BUTUH ULURAN TANGAN KITA SEMUA

Kondisi Dewa Ayu yang kini semakin parah, informasi yang didapatkan dari pihak RSUD Luwuk, dikatakan bahwa dirinya harus segera dirujuk ke rumah sakit Makassar. Guna pengobatan dan perawatan lebih lanjut yang lebih serius.

Arahan pihak medis itu, oleh keluarga yang memang memiliki keterbatasan ekonomi, kembali menjadi permasalahan. Tentu saja, biaya jika dirujuk ke Makassar, menjadi beban besar.

Saat Dewa Ayu dirawat di rumah saja, oleh orang tuanya, kanker payudara Dewa Ayu yang telah berulat, hanya mampu dibersihkan dengan Cap Tikus, sebagai penganti alkohol.

Sejumlah bantuan dari berbagai pihak, sebenarnya telah mulai diberikan, sejak Dewa Ayu akhirnya dibawa ke RSUD Luwuk. Baik dari Kapolsek Toili, Kapolres Banggai, hingga dermawan-dermawan yang lain.

Baca juga:  Hari Ini, KPU Terbitkan SK Penetapan WinStar sebagai Paslon Ketiga di Pilkada Banggai

Namun, dari keterangan Reza Fauzi, salah satu pemuda Toili yang saat ini tengah menggalang dana untuk Dewa Ayu, bantuan berupa materi untuk merujuk ke rumah sakit Makassar, masih sangat dibutuhkan.

Di sisi lain, pihak keluarga Dewa Ayu yang terus khawatir tak dapat membiayai pengobatan dan perawatannya jika dibawa ke Makassar, terus dibujuk untuk bersedia.

“Kami bersama teman-teman saat ini terus menggalang dana bantuan untuk Dewa Ayu. Agar dirinya bisa sehat kembali, dan mengurus anaknya yang masih balita. Uluran tangan kita semua sangat dibutuhkan,” sebut Reza, dihubungi semalam.

Sementara, dukungan dan doa masyarakat kabupaten Banggai pun diberikan kepada Dewa Ayu. Agar dirinya bisa melalui semua cobaan hidupnya, dan dapat kembali sehat seperti sedia kala. *

(jay)