Banjir Kepung Sejumlah Wilayah di Kabupaten Banggai

oleh -61 views

SANGALU, Luwuk – Sejak pagi, Rabu (24/6) kemarin, sejumlah wilayah di kabupaten Banggai, terkepung banjir akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.

Dengan ketinggian air mencapai 60 cm hingga 1 meter, sejumlah desa di beberapa kecamatan dilaporkan dihantam banjir, yang sebagian besar diakibatkan meluapnya air sungai. Sedikitnya, ada 4 kecamatan di kabupaten Banggai, yang menjadi lokasi banjir kemarin.

Dari informasi yang dihimpun dari Basarnas Palu, salah satu kecamatan yang terdampak banjir adalah kecamatan Masama. Dimana banjir diakibatkan 3 sungai di wilayah itu, meluap. Sungai Minangandala, sungai Ranga-Ranga, dan sungai Waru Tangeban.

Baca juga:  Polres Banggai dan Kodim 1308/LB Salurkan Makanan Gratis Bagi Masarakat

Adapun desa yang terdampak,  diantaranya desa Minangandala sekitar 200 unit rumah. Desa Purwo Agung sekitar 50 rumah. Desa Tangeban sekitar 10 rumah. Desa Ranga-Ranga sekitar 20 rumah.

Kemudian lahan persawahan dari 4 desa yang terendam banjir, diperkirakan mencapai 350 Ha. Selain itu, akses jalan menuju kota Luwuk juga terendam air sepanjang 2 km, dengan ketinggian air mencapai 60 cm atau setinggi lutut orang dewasa.

Basarnas yang kemudian menerjunkan personel pos SAR Luwuk ke lokasi, setelah dihubungi masyarakat yang meminta bantuan, segera membantu tim gabungan yang telah ada di lokasi. Mengevakuasi warga, serta memantau dampak banjir.

Baca juga:  Membanggakan, Pemkab Banggai Raih Predikat A Sistem Akuntabilitas Kinerja 2019

Di beberapa wilayah kecamatan, kemarin juga terus dilaporkan mengalami banjir. Seperti di kecamatan Batui, Bualemo, dan Luwuk Timur.

JANGAN PANIK, TETAP WASPADA

Sementara, menanggapi bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah kabupaten Banggai, Kapolres AKBP Satria Adrie Vibrianto, yang juga langsung menerjunkan personelnya untuk membantu warga dan memantau kondisi wilayah terdampak, berharap masyarakat tak panik.

“Jangan panik, tapi tetap waspada. Segera ikuti prosedur evakuasi oleh tim penyelamat yang ada di lokasi, jika banjir kembali terjadi,” sebutnya, Rabu (24/6) kemarin.

Baca juga:  BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kepulauan Banggai

Bagi warga yang terdampak banjir kemudian tak ada tim penyelamat di lokasi terdekat, Kapolres Banggai agar kewaspadaan bisa lebih ditingkatkan lagi. Dengan segera mengevakuasi diri serta keluarga ke tempat aman.

Oleh Kapolres Banggai, seluruh jajarannya di Polsek-Polsek, utamanya yang memiliki daerah rawan banjir, telah diperintahkan untuk bersiaga. Segera menolong warga, jika banjir melanda.

Cuaca dengan intensitas yang tinggi belakangan di hampir seluruh wilayah kabupaten Banggai, memang menjadi momok bagi masyarakat daerah ini. Pasalnya, ada beberapa wilayah kecamatan yang selalu menjadi ‘langganan’ banjir, ketika musim penghujan datang.*

(jay)