Aktifitas Bongkar Muat PT ANI Tak Libatkan PBM

oleh -47 views

SANGALU, Luwuk – Hampir setahun ini beroperasi dan telah mengapalkan hasil tambang berupa ore nickel melalui jalur laut, aktifitas PT Aneka Nusantara Internasional (ANI) yang terletak di wilayah kecamatan Bunta, kembali dirundung permasalahan.

Kali ini, perusahaan tersebut diketahui dalam aktifitas bongkar muatnya di pelabuhan khusus atau jetty, tidak melibatkan perusahaan bongkar muat (PBM), yang dipersyaratkan bagi seluruh aktifitas bongkar muat sesuai PM Perhubungan RI Nomor : 152 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan dan Pengusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke Kapal.

Dari hearing yang telah digelar di DPRD Banggai beberapa waktu lalu, PT ANI hanya mengunakan tenaga kerja sendiri dalam melakukan aktifitas pemuatan metarial di jetty mereka. Sehingga oleh DPRD Banggai, permasalahan ini rencananya akan turun untuk diperiksa pada hari ini, Senin 8 Juni 2020.

Baca juga:  Honor Tenaga Medis Belum Dibayarkan, DPRD Bakal Gelar Hearing

Ketua DPRD Banggai, Suprapto N, membenarkan rencana pihaknya untuk turun melakukan pemeriksaan di pelabuhan tempat aktifitas material pertambangan PT ANI.

Dihubungi awak media ini, Suprapto mengaku telah menandatangani surat perintah pemeriksaan itu, dan pelaksanaannya melalui komisi 1.

“Iya benar. Surat perintah tugas sudah saya teken,” singkat Suprapto, Minggu (7/6) kemarin.

Ketegasan pimpinan DPRD Banggai itu setelah mengetahui kegiatan bongkar muat di pelabuhan Bunta tidak menggunakan PBM dan juga TKBM.

Yang tentu saja itu sangat merugikan pihak PBM dan juga TKBM di daerah, yang sudah jelas memiliki legalitas resmi untuk dilibatkan dalam aktifitas bongkar muat.*

Baca juga:  Truk Terbalik di Bunga, Ternyata Bawa Semen Selundupan

(jay)