Terapkan New Normal, Bupati Persilahkan Buka Kembali Rumah Ibadah

oleh -1.690 views
Bupati Banggai Herwin Yatim dan Wabup Mustar Labolo saat menghadiri kegiatan silahturahmi bersama tokoh masyarakat dan tokoh Agama di Kantor Kecamatan Bunta, Rabu (27/5) lalu. [SANGALU/ Humas Pemda]

SANGALU, Luwuk – Bupati Banggai Herwin Yatim akhirnya mengikuti instruksi pemerintah pusat terkait pengendalian penyebaran COVID-19 dengan menerapkan pola hidup baru (New Normal Life), termasuk membuka kembali kegiatan keagamaan di rumah ibadah.

Dalam penyampaiannya di beberapa kesempatan sebagaimana dirilis Humas Pemda Banggai, Bupati Herwin mengungkapkan terima kasih kepada seluruh tokoh Agama yang selama ini mengikuti imbauan pemerintah terkait pencegahan COVID-19 dengan tidak melaksanakan kegiatan keagamaan di rumah ibadah sejak bulan Maret 2020 lalu.

Pembatasan aktifitas sosial, ekonomi, pendidikan dan swasta serta pelaksanaan ibadah selama ini memiliki maksud baik yakni menyelamatkan warga dari penyebaran pandemi COVID-19.

“Saya mengucapkan terimakasih yang mendalam atas atensi/perhatian bapak Kiyai, Imam, Pendeta, Pemangku, Pandita, Unsur Kecamatan, Unsur Desa, Aparat TNI Polri yang telah melaksanakan langkah langkah antisipatif, yaitu imbauan pemerintah.Walaupun secara umum Kabupaten Banggai ada 4 Orang yang terkonfirmasi COVID-19 dan saat ini sedang dilakukan perawatan di Ruang Isolasi RSUD Luwuk. Semoga kedepan cukup itu saja yang terkonfirmasi, tidak bertambah,” paparnya saat kunjungan kerja ke wilayah Bunta, Simpang Raya dan Nuhon, Rabu (27/5).

Baca juga:  Rekomendasi Bawaslu soal Petahana belum Final

Bupati Herwin mengungkapkan selama ini, umat beragama termasuk dirinya sangat merindukan ibadah bersama seperti; salat berjamaah di masjid bagi umat Muslim, ibadah di gereja bagi umat Kristiani, ke pura bagi umat Hindu dan ke wihara bagi umat Budha.

Atas dasar itulah, pemerintah daerah bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersepakat untuk membuka kembali pelaksanaan kegiatan keagamaan di rumah ibadah. Tentunya dengan tetap memperhatikan dan menerapkan protokoler kesehatan ketat.

Seluruh penanggung jawab rumah ibadah harus bisa memastikan kepada jamaahnya untuk melakukan protokoler kesehatan yakni; menjaga jarak, selalu memakai masker dan dilakukan sterilisasi.

“Saya berharap pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan juga berperan aktif  menyampaikan atau mensosialisasikan kepada masyarakat terkait protokoler kesehatan yang ada,” kata Bupati Herwin.

Baca juga:  Rektor IAIN Palu: Semua Berhak dapat Beasiswa, Termasuk Mahasiswa Asing

Baca jugaMasjid Dikunci Selama Ramadan, Gubernur Sulteng dan Bupati Banggai Keluarkan Himbauan

Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam pertemuan dengan Bupati Banggai Herwin Yatim dan rombongan di Kecamatan Bunta, Rabu (27/5). [SANGALU/ Humas Pemda]

Apa itu New Normal Life?

Pemerintah Pusat telah mewacanakan pemberlakuan New Normal Life di Indonesia dalam menghadapi dampak COVID-19. Lalu apa itu new normal life?

New Normal Life adalah  kehidupan normal baru dalam situasi pandemi COVID-19. Prinsip utama New Normal adalah menyesuaikan dengan gaya hidup. Protokol kesehatan COVID-19 menjadi aturan yang akan diterapkan dalam implementasi new normal.

Yakni dengan menjaga jarak sosial, mengurangi kontak fisik dengan orang lain, selalu memakai masker dan mencuci tangan. Masyarakat akan menjalani kehidupan New Normal hingga ditemukan vaksin untuk menangkal  COVID-19.

Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku baru  ketika pandemi. New normal pada akhirnya menjadi kondisi yang harus dihadapi masyarakat agar dapat hidup berdampingan dengan ancaman virus.

Baca juga:  13,2 Persen Pasien COVID-19 Meninggal Miliki Penyakit Hipertensi

Sebagaimana pernah diungkapkan Presiden Jokowi, sudah saatnya masyarakat dapat hidup berdamai dengan COVID19. Lebih lanjut, Bupati Herwin menyampaikan bahwa perubahan ekstrim semenjak pandemi COVID-19 telah memberi dampak yang sangat besar bagi kehidupan masyarakat, serta sektor ekonomi lainnya.

Diam di rumah, beraktifitas hingga bekerja dari rumah telah memukul keras sektor penggerak roda perekonomian.

Perekonomian mulai terguncang sehingga membuat sejumlah negara mulai melonggarkan kebijakan terkait mobilitas warganya, kondisi ini pada akhirnya membawa kita semua pada konsep New Normal Life. Saat ini konsep itu mulai diimplementasikan secara bertahap.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmita mengatakan new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, namun perubahan ini ditambah dan diwajibkan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna pencegahan penularan COVID-19.*

(van)