Positif COVID-19 Banggai Bertambah Satu Orang dari Kecamatan Moilong

oleh -3.082 views

SANGALU, Luwuk – Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Banggai kembali bertambah satu orang, setelah hasil uji sampel dahak (Swab) warga asal Kecamatan Moilong keluar dari UPT Laboratorium PCR Provinsi Sulawesi Tengah.

Juru bicara Gugus Tugas COVID-19 Banggai, Nurmasita Datu Adam mengungkapkan bahwa kasus positif bertambah satu orang. Sehingga total positif COVID-19 di Kabupaten Banggai menjadi 4 orang.

“Saat ini pasien positif COVID-19 (baru) masih menjalani isolasi di gedung SKB,” ungkapnya dalam rilis Kamis (21/5) siang.

Baca juga:  Herwin - Bali Makin Mesra

Jubir Nurmasita menjelaskan, hasil Swab yang keluar untuk dua orang. Seorang dengan kode PDP 10 (meninggal) hasilnya negatif. Sementara seorang ODP yang tengah dikarantina di gedung SKB Disdik di Kelurahan Karaton hasilnya positif COVID-19.

Diketahui, seorang warga yang tengah menjalani isolasi di Gedung SKB Disdik berasal dari Kecamatan Moilong. Meski begitu, Jubir Nurmasita enggan membalas pertanyaan mengenai asal kecamatan dari ODP karantina yang saat ini telah dinyatakan positif berdasarkan hasil swab.

Baca juga:  Pemda Gencar Kampanye New Normal, Positif COVID-19 Banggai Bertambah 3 Orang

Baca jugaIni Riwayat Perjalanan 3 Positif COVID-19 di Kabupaten Banggai

Grafis Pemantauan COVID-19 Kabupaten Banggai berdasarkan rilis Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19. [SANGALU/ Rdk]

Rapid Test Kedua

Tak hanya itu, Jubir Nurmasita juga mengungkapkan telah melakukan rapid test kembali kepada lima warga yang sebelumnya dinyatakan reaktif. Hasil pemeriksaan dari empat orang, dua diantaranya tetap memerlihatkan kondisi reaktif. Sementara seorang lagi masih dalam penjemputan oleh tim PSC 119 untuk dilakukan rapid test kembali.

Baca jugaRapid Test, 4 dari Balantak Selatan dan 1 Nuhon Reaktif COVID-19

Baca juga:  82 Penumpang KM Sumber Raya 03 Diberangkatkan ke Balut

Diketahui, sebelumnya telah dilaksanakan rapid test kepada lima warga. Empat warga dari Kecamatan Balantak Selatan dengan hasil reaktif, sementara seorang lagi dari Kecamatan Nuhon juga reaktif karena kontak langsung dengan pasien positif asal Nuhon.*

 

 

(van)