Pemdes Koninis bersama Masyarakat Sepakat Desak Penutupan Operasi PT ANI

oleh -636 views
Masyarakat Desa Koninis saat melakukan aksi pemalangan jalan (blokade) untuk menutup operasional perusahaan tambang PT ANI di Kecamatan Simpang Raya, Minggu (17/5) siang. [SANGALU/ Asdar]

SANGALU, Simpang Raya – Pemerintah Desa Koninis Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai bersepakat dengan masyarakat terkait desakan penutupan operasi tambang nikel PT Aneka Nusantara Internasional (ANI). Itu juga tertuang dalam hasil pertemuan bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Simpang Raya, Senin (18/5).

Kepala Desa Koninis, Salim Ladaude mengungkapkan desakan masyarakat atas penutupan sementara operasional PT ANI juga mendapat dukungan dari pemerintah desa. Itu disepakati bersama dalam pertemuan yang sempat dihadiri perwakilan perusahaan di Balai Desa Koninis.

“Tak ada maksud lain. Permintaan masyarakat cuma tutup sementara sampai pemerintah keluarkan imbauan pembukaan rumah ibadah,” paparnya.

Baca juga:  KNPI Banggai Bagikan 2.000 Masker Serentak di 15 Kecamatan

Baca jugaTolak Operasi PT ANI, Warga Blokade Jalan Menuju Tambang Nikel di Koninis

Rapat bersama Pemerintah Desa Koninis dan masyarakat yang dihadiri perwakilan pihak perusahaan, Minggu (17/5) siang. [SANGALU/ HO- Pemdes Koninis]
Salim mengatakan tak ada tawar menawar lainnya selain ketakutan masyarakat atas penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Pasalnya, kapal-kapal pengangkut material nikel tersebut berasal dari Kabupaten Morowali yang notabene juga telah ditetapkan sebagai zona merah.

“Alhamdulillah, sampai hari ini palang belum terbuka,” ungkap Salim.

Baca jugaIni Riwayat Perjalanan 3 Positif COVID-19 di Kabupaten Banggai

Rapat bersama 12 kepala desa se Kecamatan Simpang Raya bersama unsur Forkopimcam terkait dukungan penutupan sementara operasional PT ANI, Senin (18/5). [SANGALU/ HO-Pemdes Koninis]

Blokade Sempat Dibuka

Baca juga:  Siswa di Sekolah Ini Tak Gunakan Sepatu

Informasi lainnya mengungkapkan bahwa palang jalan sempat dibuka oleh pemilik lahan didampingi dua oknum aparat keamanan. Namun, oleh warga setempat kembali ditutup.

Pemerintah desa dan masyarakat akhirnya menggelar pertemuan bersama unsur Forkopimcam, pagi tadi. Hasilnya, disepakati untuk menutup sementara aktifitas tambang nikel yang dikelola PT ANI bersama lima perusahaan subkon-nya itu.

“Sore ini pemerintah desa dan elemen masyarakat akan melakukan pemalangan jalan besar-besaran,” kata Asdar, salah satu aparat Desa Koninis.

Baca juga:  Rapid Test, Satu OTG dan Dua ODR Reaktif di Banggai

Ia menjelaskan pemalangan jalan telah mendapat restu dari unsur Forkopimcam atas hasil rapat bersama yang dihadiri Camat Simpang Raya, Polsek Bunta, Danramil Bunta, Kepala Puskesmas, 12 Kepala Desa, Tokoh Agama, dan elemen masyarakat.

Penutupan akses perusahaan tambang tersebut dikatakan baru akan dibuka kembali setelah pemerintah menyatakan situasi pandemi berakhir atau adanya instruksi pembukaan rumah ibadah untuk kegiatan keagamaan.*

 

(van)