OTG Karantina harus Happy tapi Fasilitas Minim, Air Minum pun Tak Tersedia

oleh -568 views
Grafis OTG Kemenkes RI

SANGALU, Luwuk – Ruang karantina Orang Tanpa Gejala (OTG) di gedung SKB Dinas Pendidikan Kabupaten Banggai ternyata tak memadai. Bahkan, air minum untuk OTG pun tak tersedia. Ini membuat upaya pulang ke rumah yang dilakukan OTG asal Kecamatan Luwuk dianggap wajar, sebab mereka bukan narapidana.

Sebelumnya, seorang OTG asal Kecamatan Luwuk dikabarkan kabur dari ruang isolasi dan kembali ke rumahnya. Ia akhirnya dijemput paksa tim medis dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Banyak yang kemudian menyalahkan si OTG atas sikapnya kembali ke rumah.

Kondisi ini sangat kontras dengan pernyataan Bupati Banggai Herwin Yatim yang mengimbau warga untuk tetap di rumah dan menjaga kesehatan tubuh. Bupati juga pernah mengatakan bahwa masyarakat harus bahagia agar sistem imun tubuhnya jadi kuat untuk melawan virus.

Baca juga:  Legislator Malut Sisihkan Penghasilan untuk Warga Terdampak COVID-19 di Taliabu

Namun, jika harapan bupati itu disandingkan dengan kondisi ruang isolasi sangat bertolak belakang. Bagaimana si OTG bisa happy (bahagia) jika hanya disediakan tempat tidur. Tak ada perlengkapan minum dan televisi sebagai sarana hiburan.

Baca jugaKabur dari Tempat Isolasi, OTG COVID-19 Dijemput Paksa Tim Medis dan Aparat Keamanan

Seorang sumber terpercaya bahkan sempat mengungkapkan jika kondisi itu memang miris dan wajar jika mereka yang dikarantina memilih balik ke rumah. Pasalnya, tak disediakan perlengkapan minum seperti dispencer dan lainnya. Dalam kamar murni hanya tempat tidur.

Baca juga:  Rapid Test, 4 dari Balantak Selatan dan 1 Nuhon Reaktif

“Tadi baru dibawakan dispencer oleh petugas. Tidak tau dari mana tapi sudah diberikan dispencer dan gelon kosong. Kemudian diambilkan kipas angin dari ruangan sebelah. Ada juga petugas yang bawakan makanan tapi tidak ada air minum,” ungkap sumber yang meminta identitasnya tak dipublikasi, Minggu (10/5) siang.

Dalam suasana ramadhan memang si OTG tengah berpuasa. Tapi bagaimana jika Ia akan bersiap untuk sahur, sementara tidak ada air minum dan kebutuhan lainnya? Ada-ada saja.

Baca juga:  Pasien Dirawat di Ruang Isolasi COVID-19, dr Anang: hanya Pinjam Ruangan

“Itu gelon kosong tapi katanya sebentar diisi. Saya tidak tau sudah diisi atau belum,” pungkasnya.

Sementara itu, Jubir COVID-19 Banggai, Nurmasita Datu Adam saat dikonfirmasi mengaku belum tahu dan akan menanyakan hal itu ke bagian perlengkapan tim gugus tugas COVID-19 Banggai.

“Nanti saya tanyakan dulu ke bagian perlengkapan,” kata Jubir Nurmasita.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, dr Anang S. Otoluwa saat dihubungi mengaku fasilitas di ruangan isolasi sudah dilengkapi petugas.

“Sudah dilengkapi tadi pagi,” singkatnya via pesan WhatsApp, Minggu sore tadi. *

(van)