Legislator Malut Sisihkan Penghasilan untuk Warga Terdampak COVID-19 di Taliabu

oleh -104 views
Legislator Maluku Utara, Muhaimin Syarif saat menyerahkan bantuan ke warga terdampak COVID-19 di Taliabu, Minggu (10/5). [SANGALU/ HO- Muhaimin]

SANGALU, Taliabu – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) masih menjadi musuh bersama di Negara Indonesia, tak terkecuali di Provinsi Maluku Utara (Malut).

Bentuk kepedulian pun mengalir pada warga terdampak virus mematikan itu mulai dari pemerintah, perusahaan, organisasi hingga sumbangan perorangan. Salah satunya, seperti yang dilakukan Legislator Maluku Utara, Muhaimin Syarif, pekan ini.

Pria yang menjabat Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara itu mengaku menyisihkan sebagian penghasilannya untuk mengadakan sembako bagi warga terdampak COVID-19 di wilayah Kabupaten Pulau Taliabu.

Pembagian sembako tersebut direncanakan akan disalurkan ke masyarakat yang dianggap terdampak pandemi di 71 desa yang ada di wilayah Provinsi Maluku Utara, khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu.

Kemarin, bantuan disalurkan lagi ke tiga desa di wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut, yakni; Desa Nggele, Onemai dan Desa Salati.

Baca juga:  BPD Awu Sorot Potensi Penyimpangan Anggaran Pansinmas

Baca jugaAntisipasi virus Corona, Tim Terpadu siap periksa kapal asal China di Banggai

Pria yang digadang-gadang sebagai bakal calon bupati Kabupaten Pulau Taliabu itu menyatakan bahwa penyaluran bantuan hanyalah sebagai bentuk rasa ingin berbagi sebagai sesama anak bangsa.

Menurutnya, pandemi telah membuat banyak orang kehilangan pendapatan. Bahkan, mereka yang dirumahkan pun akhirnya harus merasakan dampak serius dari pandemi mematikan ini. Oleh karena itu, Ia tergerak untuk menyisihkan sebagian penghasilannya.

“Tidak ada maksud lain. Pembagian sembako ini murni kepedulian saya pada warga terdampak COVID-19. Karena saya sadar, dalam setiap pendapatan saya di situ ada rezeki orang lain. Semoga ini bermanfaat,” ungkap pria yang akrab disapa Ade Ucu ini, Senin (11/5) via telepon.

Bagi Muhaimin, melihat ekspresi bahagia warga penerima bantuan adalah suatu anugerah yang tak terhingga. Oleh karena itu, pria kelahiran Kecamatan Tabona ini turun langsung saat penyaluran bantuan dan mendengarkan keluhan warga dari kalangan bawah.

Baca juga:  Gubernur Sulteng Pantau Langsung Swab PCR Covid-19 Puluhan ASN

Diakhir kegiatan, pria berdarah Sulawesi Tenggara ini menyampaikan harapan, semoga bantuan yang telah diberikan dapat meringankan beban warga terdampak COVID-19.

Baca jugaDukung Pemprov Suteng Lawan COVID-19, DSLNG Sumbang 2,5 Ton Beras

Muhaimin Syarif saat menyerahkan bantuan ke warga terdampak COVID-19 di Taliabu, Minggu (10/5). [SANGALU/ HO- Muhaimin]

Sosok Dermawan

Perhatian Muhaimin Syarif kepada warga Taliabu ternyata bukan kali pertama. Ia sejak dahulu memang kerap turun langsung membantu masyarakat yang mengalami kesusahan.

Bahkan, Muhaimin juga disebut sebagai salah satu tokoh penggerak roda perekonomian Taliabu sebelum menjabat sebagai legislator Maluku Utara. Seperti yang diungkapkan La Ndagu, tokoh masyarakat Lede.

Menurut La Ndagu, Muhaimin sejak lama dikenal masyarakat sebagai sosok dermawan. Ia kerap turun memberikan bantuan ke masyarakat. Kala wilayahnya belum memiliki Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Muhaimin pun turun membangunkan SPBU.

Baca juga:  Soal Video Legislator Ngamuk di Bandara SA Amir, Ini Penjelasan Suharto Yinata

Pembangunan SPBU itu kemudian mendongkrak roda perekonomian daerah. Sebab, masyarakat dimudahkan dalam memperoleh bahan bakar untuk melaut dan berkendara.

“Pak Muhaimin ini sudah sejak dulu dikenal sering turun kasih bantuan. Bahkan sebelum dia menjabat anggota DPRD Provinsi Maluku Utara,” kata La Ndagu.

Ia juga mengungkapkan saat mengikuti pembagian sembako, terlihat masyarakat antusias menerima bantuan. Masyarakat dalam beberapa momen menyampaikan harapan agar ke depan tokoh-tokoh politik dan pengusaha di daerah juga turut ambil bagian dalam membantu pemerintah, seperti yang dilakukan Muhaimin Syarif.

“Hari ini (kemarin, red) pembagian sembako dilakukan di tiga desa yakni Desa Lede, Desa Langganu dan Desa Balohang. Katanya, besok akan dilanjutkan ke dua desa yakni Desa Tolong dan Desa Todoli,” ungkap La Ndagu.*

(Omy)