Keputusan Salat Id Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten

oleh -75 views
Ilustrasi [SANGALU/ Bersamadakwah)

SANGALU, Banggai Laut – Aturan selama masa pandemi terus bermunculan, termasuk terkait salat Lebaran Minggu (24/5). Terbaru Gubernur Longki Djanggola mengeluarkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah.

Dalam surat itu terdapat lima hal yang ditekankan orang nomor satu di Sulawesi Tengah itu. Pada poin pertama, Pemprov memutuskan untuk meniadakan salat Id secara berjamaah di lapangan, masjid, musalah, dan lokasi terbuka lainnya.

Pad poin kedua, diimbau agar pelaksanaan Id dilakukan bersama keluarga inti masing-masing di rumah. Pada poin ketiga, Pemprov Sulteng menyatakan daerah zona hijau dan kuning bisa melaksanakan salat Id secara berjamaah di masjid dan musalah.

Baca juga:  Bandara Luwuk Dibuka, Ini Syarat Calon Penumpang

Namun, ibadah yang dilakukan secara berjamaah harus berada di kawasan terkendali dan bebas Covid-19 serta diyakini tidak terdapat penularan. Contohnya di kawasan pedesaan dan kompleks perumahan terbatas yang homogen serta tidak ada yang terdapat Covid-19. Kemudian tidak adanya orang yang keluar masuk di kawasan tersebut.

Baca jugaSidang Isbat : 1 Syawal Minggu 24 Mei 2020

Akan tetapi, pada poin keempat, Pemprov Sulteng menyerahkan sepenuhnya keputusan Salat Id kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) masing-masing sesuai situasi dan kondisi wilayah masing-masing. Kelima, pelaksanaan salat Id di masjid maupun dan di rumah harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga:  Pemprov Sulteng Salurkan 33 Ton Beras di Balut

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Banggai Laut Mislan Rasyid mengakui, telah menerima surat edaran Gubernur Longki tersebut. “Sudah ada surat edaran gubernur yang terbaru,” katanya saat dihubungi, Jumat (22/5).

Namun, beberapa waktu lalu, pemerintah Kabupaten Banggai Laut telah meneken surat keputusan bersama Majelis Ulama Indonesia dan Kementerian Agama yang mengatur salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.

Baca jugaSalat Ied Diinstruksikan Tegas Dilaksanakan di Rumah

Baca juga:  Angkut 112 Penumpang, KM Eklesia Tujuan Balut Mogok

Kepala Bagian Kesra Setda Banggai Laut Syafrudin R. Sapa mengonfirmasi bahwa surat keputusan bersama itu tidak berubah. Salat Id cukup di rumah bersama keluarga. “Iya benar, karena sudah dilaporkan sama pak Bupati,” tuturnya melalui pesan singkat.

Sekadar diketahui, Kabupaten Banggai Laut telah masuk dalam zona kuning bersama Kabupaten Donggala, Tojo Una-una, dan Parigi Moutong. Zona Kuning artinya Negara atau daerah dengan beberapa kasus penularan lokal, tetapi tanpa kelompok penularan komunitas.*

 

(Al)